Sosialisasi Pajak Kendaraan Bermotor Bareng Komunitas di Ngaso

Ratusan pencinta otomotif berkumpul di halaman Kantor Bapenda Jawa Barat, Jalan Soekarno-Hatta, Kota Bandung pada Minggu (24/12). Kegiatan yang dihadiri komunitas otomotif ini juga sebagai ajang sosialisasi pentingnya taat membayar pajak kepada para wajib pajak. Kendaraan-kendaraan keluaran lama itu dipajak layaknya sebuah pameran. Kategori kendaraan klasik bergabung tanpa sekat dengan unit keluaran baru.

Semua jenis mobil dari sedang, SUV, double cabin, wagon hingga sport hampir lengkap memanjakan para pecintanya. Beberapa mobil yang masuk kategori langka pun bisa ditemui dalam acara bertajuk Ngaso (Ngariung Sobat Otomotif) itu.

Ketua Panitia Acara Ngaso, Anton Mulyana mengatakan, acara ini merupakan inisiatif dari Wahana Otomotif Nasional (Wahon) dan sejumlah komunitas lain untuk bersilaturahmi. “Sekarang kan momen libur, setelah bekerja atau beraktivitas, kami para pencinta otomotif ingin silaturahim. Alhamdulillah Bapenda dan Disparbud Jabar berkenan untuk berkolaborasi,” kata Anton di lokasi.

Merupakan acara pertama kali, pihaknya berharap acara ini jadi agenda rutin dan merangkul lebih banyak lagi komunitas. “Kami juga siap mendukung program pemerintah, seperti Bapenda mengenai taat pajak. Makanya syarat yang bisa berpartisipasi itu surat kendaraan dan pajaknya aman,” ia melanjutkan. Di tempat yang sama, Kepala Bapenda Jabar Dedi Taufik mengatakan komunitas menjadi salah satu sasaran kolaborasi untuk menyosialisasikan program pemerintah, khusunya soal perpajakan.

“Kami tentu mengingatkan komunitas untuk menjadi bagian dari pembangunan Jabar. Ini juga salah satu bentuk pendekatan dengan wajib pajak,” ucap Dedi Taufik. “Inovasi digital terus kami lakukan, kemudahan pembayaran kami upayakan, relaksasi pajak juga selama tiga bulan kami berlakukan untuk masyarakat luas. Nah acara seperti ini kami fasilitasi sebagai salah satu upaya lain dari Bapenda untuk meningkatkan pendapatan dan kesadaran wajib pajak,” jelas dia.

Selain itu, Dedi yang juga Ketua Satgas Pengelolaan Sampah Terpadu Bandung Raya menjelaskan upaya pemerintah dalam menekan timbulan sampah. Ia berharap kolaborasi dengan masyarakat termasuk komunitas bisa berjalan dengan baik, khusunya dalam hal pengelolaan mulai dari sumber. “Kami dari satgas terus bekerja untuk menekan timbulan sampah. Kami sudah cek ke lapangan, kami rapat dan susun strategi,” tuturnya.

“Di acara ini pun kami sosialisasikan mengenai pengolahan sampah dari diri sendiri, sehingga mindsetnya tak lagi buang, kumpul, angkut. Tapi dari sumbernya harus dikelola dengan baik,” pungkasnya.

Kepala Bapenda Jabar Dedi Taufik menyerahkan medali Employee of The Month (EoTM) periode 2022 dan 2023 kepada pegawai Bapenda Jabar

Kepala Bapenda Jabar Dedi Taufik menyerahkan medali Employee of The Month (EoTM) periode 2022 dan 2023 kepada pegawai Bapenda Jabar (18/12).

Dedi berharap dengan diberikannya penghargaan tersebut dapat meningkatkan motivasi dan kinerja pegawai.

Sebagai informasi, pegawai berkinerja terbaik atau “Employee of The Month” (EoTM) tingkat Provinsi Jawa Barat merupakan ajang yang di gelar

oleh BKD (Badan Kepegawaian Daerah) Provinsi Jawa Barat, setiap tahunnya.

Para ASN yang ambil bagian dalam ajang tersebut, harus mendapat penilaian kinerja baik dari atasan, bawahan serta kolega di instansinya.

Keren, Samsat Digital Mandiri Jabar Jadi Percontohan Nasional

Inovasi layanan pembayaran pajak kendaraan bermotor berupa Samsat Digital Mandiri di Jawa Barat menjadi percontohan nasional. Dengan memanfaatkan digitalisasi, layanan itu dianggap mampu menghilangkan potensi pungutan liar (pungli).

Samsat Digital Mandiri merupakan perangkat pembayaran pajak tahunan yang dapat dilakukan secara mandiri tanpa keberadaan petugas dengan cara tapping KTP dan pemindaian sidik jari kemudian dapat langsung mengetahui status pajak kendaraan yang bersangkutan.

Metoda pembayaran dilakukan secara nontunai (cashless), bukti pembayaran pajak dan SWDKLLJ hingga pengesahan STNK-nya dikirim melalui Whatsapp dan email dalam bentuk file digital (paperless).

Hal itu pula yang membuat Pemprov Jabar bersama Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) menampilkan layanan publik dalam peringatan Hari Anti Korupsi Sedunia (Hakordia) beberapa waktu lalu di Jakarta.

“Alhamdulillah kami dipercaya. Tentu banyak pihak yang terlibat dalam inovasi ini, di antaranya Tim Pembina Samsat Jawa Barat. Selain itu, kami mengapresiasi ini dijadikan percontohan atau rujukan nasional dalam layanan pembayaran pajak kendaraan bermotor,” kata Kepala Bapenda Jabar Dedi Taufik dalam keterangannya, Kamis (14/12/2023).

“Ini jadi motivasi kami untuk terus melakukan inovasi lain yang muaranya tidak hanya pada peningkatan pendapatan daerah, tetapi kemudahan layanan bagi wajib pajak dan transparan,” imbuhnya.

Menurut dia, tahun 2024, Kios Samsat Digital Mandiri akan disebar secara bertahap di berbagai pusat keramaian seperti mal, terminal, stasiun, wilayah perkantoran hingga SPBU 24 jam.

Dengan inovasi itu, Pemprov Jabar menerima penghargaan Koordinasi dan Supervisi Pemberantasan Korupsi 2023 dengan Kategori Pemerintah Provinsi Terbaik dalam Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Bidang Pencegahan dengan capaian Monitoring Centre for Prevention (MCP) 95,94 dan Sertifikat Barang Milik Daerah (BMD) sebanyak 48 bidang.

Samsat Keliling dan Samsat Digital Mandiri Hadir Di Integrity Expo Hakordia 2023

Plt. Deputi Bidang Informasi dan Data KPK sekaligus Ketua Pelaksana Peringatan Hakordia 2023, Eko Marjono menutup acara Puncak Peringatan Hari Antikorupsi Sedunia (Hakordia) Tahun 2023 di Istora Senayan Jakarta, Rabu (13/12).

Eko menegaskan bahwa rangkaian kegiatan Hakordia merupakan momentum untuk menebarkan semangat antikorupsi.

Kehadiran Samsat Keliling dan Samsat Digital Mandiri pada Integrity Expo Hakordia 2023 memberi kemudahan layanan bagi Wajib Pajak. Digitalisasi memberikan pelayanan yang efektif dan menjadi langkah preventif untuk pencegahan korupsi.

Penutupan Hakordia 2023 juga diisi dengan pemutaran video behind the scene pembuatan lagu antikorupsi KPK “Biasakan yang Benar” yang dibawakan oleh Barsena Bestandhi dan Ify Alyssa. Band Padi Reborn pun ikut memeriahkan penutupan acara yang dihelat selama dua hari ini.

Bapenda Jabar Hadirkan Layanan Samsat Keliling dan Samsat Digital Mandiri Di Puncak Peringatan Hakordia 2023

Kepala Bapenda Jabar beserta Kepala Perangkat Daerah Pemprov Jabar mendampingi Pj Gubernur Jabar menghadiri Puncak Peringatan Hari Antikorupsi Sedunia (HAKORDIA) Tahun 2023 di Istora Senayan, Jakarta, Selasa (12/12).

Acara yang diselenggarakan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) ini dibuka langsung oleh Presiden RI Joko Widodo (Jokowi).

Dalam sambutannya Jokowi menyampaikan bahwa digitalisasi pelayanan dalam pemerintahan dapat menjadi langkah preventif untuk pencegahan kasus korupsi.

Acara turut dihadiri oleh jajaran pimpinan KPK, jajaran Menteri, pimpinan Lembaga, serta para Kepala Daerah baik Gubernur, Bupati dan Walikota di seluruh Indonesia.

Terdapat sejumlah rangkaian acara pada Hakordia 2023, Bapenda Jabar berpartisipasi dengan membuka layanan Samsat Keliling dan Samsat Digital Mandiri.

Kepala Bapenda Jabar hadir pada Peringatan Hari Anti Korupsi Sedunia (HAKORDIA) Jawa Barat 2023

Kepala Bapenda Jabar hadir pada Peringatan Hari Anti Korupsi Sedunia (HAKORDIA) Jawa Barat 2023 di Plaza Gedung Sate Kota Bandung, Sabtu (9/12). 

Bapenda Jabar berpartisipasi aktif dengan melakukan layanan pembayaran Pajak Kendaraan Bermotor Tahunan melalui Samsat Digital Mandiri.

Pada acara dengan bertajuk “Sinergitas Berantas Korupsi, untuk Indonesia Maju”, Bapenda Jabar juga mensosialisasikan Program Pemutihan Denda Pajak dan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor.

Bapenda Jabar Raih Anugerah Keterbukaan Informasi Publik Tahun 2023 Tingkat Provinsi Jawa Barat

Bapenda Jabar meraih penghargaan Anugerah Keterbukaan Informasi Publik Tahun 2023 Tingkat Provinsi Jawa Barat sebagai Badan Publik Kategori OPD INFORMATIF di Gedung Sate, Kota Bandung, Kamis (30/11)

Penghargaan diserahkan oleh Pj Gubernur Jabar Bey Machmudin dan Ketua Komisi Informasi Jawa Barat Ijang Faisal kepada Kepala Bapenda Jabar Dedi Taufik 

Pj Gubernur Jabar mengapreasiasi inovasi Bapenda Jabar yang telah memberikan pelayanan terbaik kepada wajib pajak dengan membangun Samsat Information Center yang dapat diakses melalui call center 150410 dan whatsapp chatbot 0811 2230 1818 yang telah dilengkapi menu formulir permohonan informasi online serta daftar informasi publik yang dapat diakses oleh masyarakat.

Bapenda Jabar juga menyempurnakan Sambara (Samsat Mobile Jawa Barat) yang telah tersedia di Aplikasi Sapawarga, mengembangkan layanan Samsat Digital Mandiri serta Samsat Genggam.

Selain itu, sebagai Perangkat Daerah pertama di lingkup Pemprov Jabar yang menyediakan layanan Formulir Permohonan Informasi dan Formulir pernyataan keberatan atas permohonan informasi dalam bentuk Braille, Bapenda Jabar terus menyempurnakan dan mengembangkan layanan ramah disabilitas.

Berbagai video informasi layanan dan sosialisasi Program Bapenda Jabar juga telah dilengkapi Bahasa Isyarat Indonesia.

Ketua Komisi Informasi Jabar mengatakan bahwa monitoring evaluasi keterbukaan informasi publik merupakan hal penting dilakukan untuk memberikan motivasi kepada badan publik yang telah serius melaksanakan Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik dan Perda Jawa Barat Nomor 11 Tahun 2011.

Berburu Diskon BBN Kendaraan Baru 10% Di Gelaran GIIAS Bandung

Pameran otomotif GIIAS Bandung 2023 resmi dibuka oleh Direktur Jenderal Industri Logam, Mesin, Alat Transportasi, dan Elektronika (ILMATE) Kementerian Perindustrian RI, Taufiek Bawazier didampingi oleh Kepala Bapenda Jabar, Dedi Taufik, Ketua Komisi III DPRD Jawa Barat, Phinera Wijaya, Ketua Umum GAIKINDO, Yohannes Nangoi serta Ketua Penyelenggara Pameran GAIKINDO, Rizwan Alamsjah di Sudirman Grand Ballroom pada Rabu (22/11).

“GIIAS Bandung 2023 merupakan kota ke-4 sekaligus kota penutup pada rangkaian GIIAS The Series 2023 yang telah sukses diselenggarakan pada bulan Agustus di Tangerang, bulan September di Surabaya dan bulan Oktober di Semarang,” ujar Taufiek Bawazier.

Menjadi misi GAIKINDO, lewat penyelenggaraan GIIAS untuk menunjukkan perkembangan industri otomotif Indonesia, memberikan edukasi yang tepat untuk masyarakat, sekaligus menjadi dorongan untuk pertumbuhannya. Dengan kehadiran GIIAS di Jawa Barat, diharapkan edukasi tentang perkembangan teknologi kendaraan bermotor dapat disampaikan kepada masyarakat secara merata,” papar Yohannes Nangoi

Kami sudah melakukan sosialisasi GIIAS Bandung untuk mendukung penuh pelaksanaan event ini. Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat memberikan insentif berupa diskon pajak sebesar 10 persen. Mudah-mudahan GIIAS Bandung bermanfaat dan bisa meningkatkan transaksi ekonomi Jawa Barat,” ujar Dedi Taufik. 

Gelaran GIIAS Perdana Di Kota Bandung Bapenda Jabar Targetkan Pendapat Pajak hingga Rp150 M

Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2023 series Bandung akan digelar pada 22-26 November mendatang. Ini jadi kali pertama ajang pameran otomotif terbesar diselenggarakan di Ibu Kota Jawa Barat.

Selain akan memamerkan kendaraan dari berbagai merek, GIIAS Bandung sekaligus jadi ajang bagi Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Jabar untuk meningkatkan pendapatan pajak. Ditargetkan, pendapatan pajak di GIIAS Bandung bisa mencapai Rp150 miliar.

“Apa sih yang ditargetkan GIIAS di Bandung untuk pendapatan di Jabar. Kita targetkan transaksi di GIIAS nanti di 22-26 November Rp1-2 triliun itu kemudian terjadi transaksi, maka pajak yang akan diterima kurang lebih Rp150 miliar,” kata Kabid Perencanaan dan Pengembangan Bapenda Jabar Dedi Mulyadi, Jumat (17/11/2023).

“Itu bisa dipakai untuk sekolah, kesehatan, dan lain sebagainya. Nah itu target kita dengan adanya GIIAS di Bandung ini,” ujarnya menambahkan.

Dedi menyebut, target pajak Jawa Barat tahun 2023 ini sudah mencapai angka 85 persen dari Rp34 triliun. Dengan sisa waktu satu bulan lebih, Dedi yakin target tersebut bisa tercapai.

“Sampai dengan tanggal 11 November 2023 kemarin kita evaluasi pendapatan Jawa Barat yang ditargetkan sampai Rp34 triliun di tahun 2023, sekarang sudah mencapai 85 persen. Sehingga mudah-mudah di akhir bulan Desember nanti, pencapaian target pendapatan itu bisa tercapai 100 persen,” jelasnya.

Lebih lanjut, Dedi menerangkan Bapenda Jabar juga memanfaatkan GIIAS Bandung untuk menekan emisi gas buang kendaraan dengan cara mengajak masyarakat membeli kendaraan baru yang lebih ramah lingkungan.

“Berharap yang emisinya sudah melebihi ambang batas didorong membeli kendaraan baru. Selain itu bisa meningkatkan PAD dari balik nama kendaraan dan pajak,” ujar Dedi.

Jawa Barat sendiri menurutnya memiliki total 25,3 juta kendaraan dengan penambahan sekitar 1 juta kendaraan tiap tahunnya. Dari jumlah itu, penerimaan pajak kendaraan bisa mencapai Rp14-15 triliun.

“APBD Rp34 triliun total tahun ini, Rp23 triliun itu dari penerimaan pajak, sisanya dari dana pusat. Kalau dirinci Rp14-15 triliun dari pajak kendaraan. Jadi bukannya gak mendukung lingkungan, justru kita mendukung lingkungan dengan membeli kendaraan baru yang emisinya rendah,” jelasnya.

“Dengan adanya pameran ini mudah-mudahan masyarakat bergerak membeli kendaraan baru dan mengganti kendaraan lama yang usianya sudah tua dan mempengaruhi karbon lingkungan. Itu kenapa Bapenda butuh kolaborasi lewat GIIAS ini,” tutup Dedi.

 

sumber https://www.detik.com/jabar/bisnis/d-7041899/giias-bandung-2023-bapenda-targetkan-pendapat-pajak-hingga-rp150-m

Bayar Pajak Kendaraan Kini Dapat E-Voucher BBM Gratis

Mulai 18 November 2023 sampai 18 Desember 2023, bayar pajak kendaraan bermotor secara digital akan mendapatkan e-voucher BBM gratis (selama persediaan masih ada).

Warga Jawa Barat pemilik kendaraan bermotor sudah saatnya sekarang membayar pajak kendaraan bermotor karena bagi yang membayar pajak kendaraannya akan mendapatkan e-voucher BBM gratis.

Bagi pemilik kendaraan roda dua (motor) akan mendapatkan e-voucher BBM senilai Rp.50 ribu dan bagi pemilik mobil akan mendapatkan e-voucher BBM senilai Rp. 100 ribu.

Hal ini merupakan salah satu bentuk apresiasi bagi wajib pajak kendaraan bermotor di Jawa Barat.

Untuk mendapatkan e-voucher tersebut, wajib pajak di Jawa Barat hanya perlu membayar pajak melalui kanal digital seperti Sapawarga, Sambara, Signal, dan Layanan Samsat Digital Mandiri.

Selain hal tersebut diatas, wajib pajak juga perlu menginstall aplikasi MyPertamina dan LinkAja. Pastikan identitas dan nomor telepon yang digunakan sama di 3 aplikasi tersebut.

Untuk e-voucher akan dikirimkan maksimal 4×24 jam setelah transaksi pembayaran pajaknya.