Cegah Penyebaran Corona, Kantor Samsat Hentikan Pelayanan Sementara

Corona Virus Disease 19 atau lebih dikenal dengan sebutan COVID-19 telah dinyatakan menjadi pandemi oleh World Health Organization (WHO) pada 9 Maret 2020. Dinyatakan sebagai pandemi karena virus corona telah menyebar secara luas di dunia.

Melansir dari laman covid19.go.id, virus corona pada umumnya menyebabkan gejala yang ringan atau sedang seperti demam dan batuk, dan kebanyakan bisa sembuh dalam beberapa minggu. Namun bagi sebagian orang yang berisiko tinggi (kelompok lanjut usia dan orang dengan masalah kesehatan menahun seperti penyakit jantung, tekanan daerah tinggi dan diabetes), virus ini dapat menyebabkan masalah kesehatan yang serius. Kebanyakan korban berasal dari kelompok berisiko itu. Karena itulah penting bagi kita semua untuk memahami cara mengurangi risiko, mengikuti perkembangan informasi dan tahu apa yang dilakukan bila mengalami gejala.

Pemerintah telah mengeluarkan himbauan untuk melakukan Social Distancing (pembatasan sosial) kepada masyarakat. Pembatasan sosial ini dimaksudkan untuk memutus mata rantai penyebaran COVID-19. Karena sebagaimana diketahui bersama, penyebaran COVID-19 dapat terjadi secara langsung melalui percikan batuk dan napas orang terinfeksi yang kemudian terhirup orang sehat.

Selain itu, dapat juga menyebar secara tidak langsung melalui benda-benda yang tercemar virus corona akibat percikan atau sentuhan tangan yang tercemar virus. Virus corona bisa tertinggal di permukaan benda-benda dan hidup selama beberapa jam hingga beberapa hari.

Sehubungan dengan hal tersebut dan adanya Surat Telegram Kapolri NO. ST/967/III/YAN.1.1./2020 TERTANGGAL 23 MARET 2020, untuk mendukung kepatuhan terhadap kebijakan pemerintah dalam penanganan penyebaran COVID-19 termasuk penghentian layanan pembayaran Pajak Kendaraan Bermotor di kantor Samsat seluruh Indonesia maka mulai 24 Maret 2020 sampai 29 Maret 2020 kantor Samsat di seluruh Jawa Barat dihentikan pelayanannya.

Pelayanan kantor Samsat akan dibuka kembali pada tanggal 30 Maret 2020 apabila keadaan memungkinkan atau tidak ada kebijakan lain mengenai hal ini.

Wajib Pajak yang akan melaksanakan pembayaran Pajak Kendaraan Bermotor ulang tahunan dapat menggunakan layanan Samsat J`Bret, E-Samsat, dan Sambara.

Mari kita patuhi himbauan pemerintah untuk melaksanakan pembatasan sosial dengan membatasi diri menjalin kontak fisik secara langsung dengan orang lain. Terus menjaga kesehatan diri dengan menerapkan pola hidup sehat.

Cegah Penyebaran COVID-19, Bapenda Jabar Berlakukan Social Distancing

Seiring dengan mewabahnya virus corona atau COVID-19 di Indonesia, Badan Pendapatan Daerah Provinsi Jawa Barat (Bapenda Jabar) memberlakukan Standar Pencegahan COVID-19 di lingkungan kerja baik yang bersifat non pelayanan dan area pelayanan Samsat se-Jawa Barat.

Langkah-langkah yang diambil adalah sebagai berikut:
1. Menghentikan sementara layanan Samsat Keliling, Samsat Gendong, Samsat Masuk Desa dan Kios Samsat.
2. Sehubungan dengan penghentian layanan pada poin 2 diatas maka pelayanan diarahkan ke Samsat Induk dan Samsat Outlet sampai dengan waktu yang belum ditentukan
3. Melakukan screening awal berupa pemeriksaan suhu tubuh kepada karyawan maupun Wajib Pajak di pintu masuk Samsat Induk. Apabila terdapat karyawan maupun Wajib Pajak dengan suhu 38°C atau lebih agar tidak diperkenankan untuk memasuki ruangan
4. Melakukan Social Distancing (jarak aman) antara Wajib Pajak, satu meter dalam melakukan pelayanan
5. Menjaga kebersihan ruangan dan lingkungan kerja secara rutin dengan menggunakan cairan disinfektan, khususnya pegangan pintu, saklar lampu, meja, keyboard komputer atau laptop dan fasilitas lain yang sering dipegang oleh tangan secara bergantian pada ruang layanan Samsat
6. Menyediakan sarana untuk cuci tangan dengan menggunakan air dan sabun atau pencuci tangan berbasis alkohol di berbagai lokasi pelayanan sesuai dengan jumlah yang dibutuhkan
7. Menghentikan sementara sosialisasi program layanan yang melibatkan massa dalam jumlah banyak sampai dengan waktu yang belum ditentukan.

Olehkarena itu, dihimbau bagi Wajib Pajak yang akan membayar Pajak Kendaraan Bermotor ulang satu tahun untuk melaksanakan pembayaran melalui Samsat J`Bret. Dimana pembayaran Pajak Kendaraan Bermotor dapat dilakukan di ecommerce (tokopedia dan bukalapak), gerai modern (alfamart, alfamidi, dan indomaret) serta KasPro dan loket PPOB.

Setelah pembayaran pajak dilaksanakan, diberikan waktu 30 hari untuk melaksanakan pengesahan STNK. Untuk pencetakan SKKP (Surat Ketetapan Kewajiban Pembayaran PKB) dapat dilakukan secara mandiri (silakan cek di aplikasi Sambara pada menu Bukti Bayar).

Penandatanganan PKS Antara Pemdaprov Jawa Barat Dengan Pemda Kab. Majalengka

Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat diwakili oleh Kepala Bapenda Jabar Dr. Hening Widiatmoko, M.A, melaksanakan penandatanganan perjanjian kerjasama dengan Pemerintah Daerah Kab. Majalengka yang diwakili oleh Bupati Majalengka Dr. H. Karna Sobahi, M.M.Pd , bertempat di pelataran Taman Dirgantara Munjul, Sabtu (14/3).

Acara yang bertema “Gebyar Pajak Raharja” ini diawali dengan kegiatan Jalan Santai Sadar Pajak yang di mulai dari Pendopo Majalengka. Dalam sambutannya Bupati Majalengka menghimbau kepada seluruh ASN agar menjadi pelopor taat wajib pajak kendaraan, dijelaskan Bupati, terkait adanya Zona Integritas taat pajak kendaraan bermotor atau para Satria Zonita Pamor di lingkungan ASN Majalengka yang bertujuan guna mendorong percepatan pembangunan.

Dalam kesempatan yang sama Kepala Bapenda Provinsi Jawa Barat dalam sambutannya berharap, melalui Para Satria Zonita Pamor ada kerjasama antara pemerintah provinsi dengan Pemda Majalengka, agar para ASN tahu, bahwa kewajibannya membayar pajak itu, dimulai dan dicontohkannya. “Mudah-mudahan Zonita Pamor ini, menjadi salah satu inovasi provinsi yang bisa bersinergi dengan inovasi Pemkab Majalengka dan kami harapkan ini akan sebagai contoh, tak hanya untuk kabupaten/kota di Jawa Barat, melainkan seluruh Indonesia,” ujarnya.

Kerjasama Pemerintah Provinsi Jawa Barat dengan pemerintah Kabupaten Purwakarta

Pemerintah Provinsi Jawa Barat melalui Bapenda Jabar menjalin kerjasama dengan pemerintah Kabupaten Purwakarta untuk program intensifikasi pengembangan layanan pembayaran pajak kendaraan bermotor dan pendayagunaan masyarakat desa di Purwakarta, Jumat (13/03/2020).

Kerjasama sinergis tersebut ditegaskan melalui penandatanganan Nota kesepahaman oleh Bupati Purwakarta Bupati Purwakarta Anne Ratna Mustika dan Kepala Bapenda Jara Dr. Hening Widiatmoko, M.A., berlangsung di Bale Nagri,  Kabupatren Purwakarta Jumat (13/03/2020).

Dalam sambutannya, Kepala Bapenda Jabar Dr. Hening Widiatmoko menyatakan  meski Kabupaten Purwakarta menjadi daerah ke-16 yang menandatangani perjanjian dengan Bapenda Jabar, namun sudah menjalankan isi dari perjanjian ini sebelum ditandatangani. Untuk pihaknya mengucapkan terima kasih atas kerjasama dalam optimalisasi pendapatan daerah, terutama dalam pajak kendaraan bermotor.


Sementara itu,  Bupati Anne Ratna Mustika menegaskan, salah satu upayanya dalam meningkatkan kesadaran masyarakat untuk membayar pajak, yakni dengan menjalankan program ‘Gempungan’.  Penandanganan Perjanjian Kerjasama dihadiri oleh Kepala P3DW Korwil Purwakarta dan unsur Pemerintah Kabupaten Purwakarta.

8.685 Camat dan Kepala Desa se-Jabar Hadiri Rapat Kerja di SICC Sentul

Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah Provinsi Jabar Menggelar Rapat Kerja (Raker) Percepatan Penyaluran dan Pengelolaan Dana Desa Tahun 2020 Tingkat Provinsi Jabar di Sentul International Convention Center, Kabupaten Bogor. Senin 2/3/2020. Raker tersebut ditujukan untuk memastikan penyaluran dana desa yang efektif dan bermanfaat bagi masyarakat pedesaan.

Gubernur Jabar Ridwan Kamil membuka acara tersebut dengan memaparkan sejumlah program inovatif Pemda Provinsi Jabar. Desa Digital, One Village One Company (OVOC) hingga Patriot Desa menjadi program unggulan dalam meningkatkan kesejahteran masyarakat Jabar di desa.

Menurut data yang diperoleh dari BPS, dalam 12 bulan terakhir Provinsi Jabar sudah tidak memiliki lagi desa yang tertinggal.

“Angka kemiskinan kita turun tercepat di republik ini dari tujuh koma ke enam koma, walaupun jumlah desa kita lebih sedikit sehingga jumlah anggaran kita terbatas,” tuturnya.

Ridwan Kamil pun berharap agar Pemerintah Pusat untuk mempertimbangkan faktor kepadatan penduduk sebagai acuan bagi anggaran dana desa.

Mentri Dalam Negri RI Tito Karnavian menyampaikan bahwa Presiden Jokowi ingin membangun Indonesia dari pinggiran dan pedesaan agar terjadi pemerataan pembangunan.

Untuk mendukung program tersebut, maka mulai tahun 2020 ini, Pemerintah pusat akan langsung mentransfer dana desa langsung ke rekening desa. Hal tersebut dilakukan agar perangkat desa memiliki keleluasaan dalam pengelolaan dana desa. Pemerintah Pusat mengalokasikan dana desa sebesar Rp5,9 triliun untuk 5.312 desa di Jabar.

“Skema baru transfer dana desa yang dulu parkir di pemerintah kabupaten atau pemerintah provinsi, sekarang langsung ditransfer ke rekening desa. Prinsipnya, supaya bisa memotong birokrasi, sehingga dana desa bisa cepat sampai ke desa,” ucap Mendagri.

Dalam Raker tersebut, Badan Pendapatan Daerah turut berpartisipasi dalam mensosialisasikan program terbaru Triple Untung ; Bebas Pokok dan Denda BBN II dan seterusnya, Bebas Denda Pajak Kendaraan Bermotor, serta Bebas Tarif Progresif Pokok Tunggakan yang Balik Nama.

Program Triple Untung digelar serentak di selurah wilayah Jabar mulai 2 Maret sampai dengan 30 April 2020. Mari gunakan kesempatan ini, karena pajak yang dibayar turut membantu membangun Jabar.

Kepala Bapenda Jabar, Dr. Hening Widiatmoko, M.A turut menghadiri Rapat Kerja

Turut serta mendampingi Kepala Bapenda Jabar, Sekretaris Badan, H. Firman Adam, S.Pd., M.M.Pd

Sosialisasi Program Triple Untung kepada peserta rapat kerja oleh pegawai Bapenda Jabar

Sosialisasi Anugerah Pajak Kendaraan Bermotor 2020 Wilayah Priangan

Kota Tasikmalaya menjadi tempat terakhir rangkaian Sosialisasi Anugerah Pajak Kendaraan Bermotor (APKB) 2020 dan Sosialisasi Zona Integritas Taat Pajak Kendaraan Bermotor (Zonita Pamor) yang berlangsung di Hotel Horison, Tasikmalaya, Kamis (27/02). Dalam sambutannya Kepala Bapenda Dr. Hening Widiatmoko, M.A., mengajak para peserta yang mewakili Pemerintah Kabupaten dan Kota, untuk bersama-sama menggunakan APKB sebagai ruang untuk berkolaborasi sebagaimana visi-misi Gubernur Provinsi Jawa Barat.

Kepala Bapenda Jabar Dr. Hening Widiatmoko, M.A., membuka sekaligus meresmikan Sosialisasi Anugerah Pajak Kendaraan Bermotor (APKB) 2020 dan Sosialisasi Zona Integrasi Taat Pajak Kendaraan bermotor (Zonita Pamor) di Wilayah Priangan, Tasikmalaya, Kamis (27/02)

Kolaborasi tersebut selaras dengan konsep ZONITA PAMOR, yang mendata kepemilikan kendaraan bermotor para Aparatur Sipil Negara (ASN), terlebih data yang digunakan menggunakan nomor Kartu Keluarga. Sehingga melalui Zonita Pamor ini diharapan para ASN menjadi teladan dalam membayar pajak kendaraan bermotor bagi masyarakat.

Kabid Renbang Dr. Drs. Dedi Sutardi, M.Pd. menyampaikan laporan pelaksanaan Sosialisasi Anugerah Pajak Kendaraan Bermotor (APKB) 2020 Wilayah Priangan, Tasikmalaya, Kamis (27/02).

Kegiatan Sosialisasi APKB 2020 dan Sosialisasi Zonita Pamor di Kota Tasikmalaya ini diikuti oleh Sekretaris Bapenda Jabar, para Kepala Bidang Bapenda Jabar, para Kepala P3D Wilayah Priangan serta perwakilan Pemerintah Kabupaten/Kota di wilayah Priangan.

Kepala Bidang Pendapatan I, Drs. Idam Rahmat, M.Si memberikan penjelasan mengenai Zona Integritas Taat Pajak Kendaraan Bermotor (Zonita Pamor)

Sekretaris Bapenda Jabar, H. Firman Adam, S.Pd., M.M.Pd mewakili Kepala Badan secara resmi menutup acara Sosialisasi APKB 2020 dan Zonita Pamor

Sosialisasi Anugerah Pajak Kendaraan Bermotor 2020 Wilayah Bandung Raya

Penyelenggaraan sosialisasi Anugerah Pajak Kendaraan Bermotor (APKB) di tahun 2020 memiliki poin tinggi, terlebih diselaraskan dengan Sosialisasi Zona Integritas Taat Pajak Kendaraan Bermotor (Zonita Pamor), demikian disampaikan Kepala Bapenda Jabar Dr.Hening Widiatmoko, M.A., dalam sambutan sekaligus pembukaan osialisasi Anugerah Pajak Kendaraan Bermotor (APKB) 2020, Soreang Kabupaten Bandung, Selasa (25/02).

Kepala Bapenda Jabar Dr. Hening Widiatmoko, M.A., membuka sekaligus meresmikan Sosialisasi Anugerah Pajak Kendaraan Bermotor (APKB) 2020 dan Sosialisasi Zona Integrasi Taat Pajak Kendaraan bermotor (Zonita Pamor) di Wilayah Bandung Raya, Soreang, Selasa (25/02)..

Ia menambahkan, pada APKB 2020 selain inovasi pemrakarsa pemerintah daerah yang dapat dikompetisikan. Dirinya berharap ada partisipasi aktif (terlibat langsung) dalam Zonita Pamor.

Zonita Pamor merupakan sebuah aplikasi yang senafas dengan visi-misi Gubernur yakni Terwujudnya Jawa Barat Juara Lahir Batin dengan Inovasi dan Kolaborasi. Maka untuk mewujudkannya diperlukan integrasi, kolaborasi yang sinergi antara Pemerintah Kabupaten/Kota dengan Pemerintah Provinsi terutama dalam meningkatkan optimalisasi pendapatan.

Kabid Renbang Dr. Drs. Dedi Sutardi, M.Pd. menyampaikan laporan pelaksanaan Sosialisasi Anugerah Pajak Kendaraan Bermotor (APKB) 2020 Wilayah Bandung Raya, Soreang, Selasa (25/02).

 

Dr. Hj. Nunuy Nur Afiah, SE, M.Si, Ak, C.A., menjelaskan mengenai cara penilaian dewan juri dalam Anugerah Pajak Kendaraan Bermotor (APKB) 2020, Soreang, Selasa (25/02).

Kegiatan sosialisasi Anugerah Pajak Kendaraan Bermotor (APKB) 2020 yang berlangsung di Hotel Sutan Raja, Soreang, Kabupaten Bandung, selain dihadiri para Kepala P3D Wilayah Bandung Raya, Kepala PLOPD juga dihadiri oleh unsur Pemerintah Daerah 5 Kabupaten/Kota Bandung Raya.

Bapenda Jabar Menyelenggarakan Forum Perangkat Daerah 2020

Ada yang istimewa dalam pelaksanaan Forum Perangkat Daerah Tahun 2020, untuk kali pertamanya Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Barat Setiawan Wangsaatmaja hadir dalam perhelatan yang digelar Badan Pendapatan Daerah Provinsi Jawa Barat,di Hotel Grand Sunshine, Soreang, Jumat (21/02).

Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Barat Setiawan Wangsaatmaja membuka secara resmi Forum Perangkat Daerah Bapenda Jabar 2020

Dalam sambutannya di Forum Perangkat Daerah Penyusunan Kerangka Kerja 2021 Bapenda Jabar, Sekda Jabar Setiawan Wangsaatmaja mengingatkan kepada para peserta akan pentingnya integritas. “Integritas merupakan kunci dalam mewujudkan pelayanan publik yang berkualitas,” tegas Sekda Jabar Setiawan Wangsaatmaja.

Kepala Bapenda Jabar, Dr. Hening Widiatmoko, M.A memberikan sambutan

Poin selanjutnya, memeriksa (cek) infrastruktur dan prasarana guna mencapai target yang diemban Bapenda. Dan terakhir adalah meningkatkan kapasitas Sumber Daya Manusia.

Sementara itu Kepala Bapenda Jabar Dr. Hening Widiatmoko, M.A., mengatakan pihaknya akan terus melakukan inovasi terkait pelayanan aplikasi pelayanan publik. Seperti diketahui saat ini Bapenda Jabar sedang gencar mensosialisasikan inovasi aplikasi Zonita Pamor (Zona Integrasi Taat Pajak Kendaraan Bermotor, yang mengolaborasikan Pemerintah Provinsi, Kabupaten
dan Kota. Zonita Pamor merupakan upaya untuk menyadarkan masyarakat akan kewajibannya membayar pajak kendaraan bermotor yang dipelopori oleh para Aparatur Sipil Negara di Provinsi Jawa Barat.

Forum Perangkat Daerah Penyusunan Kerangka Kerja 2021 Bapenda Jabar diselingi sesi pemaparan dan diskusi dengan menghadirkan Dr. Hendriwan, M.Si (perwakilan Kemendagri), Ir. Fauzi Indris, M.E (perwakilan KemenPUPR), Dr. Alin Halimatusssadiah (Analis Ekonomi UI), Linda Alamin, S.T, M.T (Kepala Dinas Sumber Daya Air), dan Yogi Gautama Jaelani, S.H. M.T. ( perwakilan Kepala Bagian Investasi Daerah), sebagai pemandu sesi diskusi Drs. Idam Rahmat, M.Si. (Kepala Bidang Pendapatan I Bapenda Jabar).

Forum Diskusi yang dipandu oleh Kepala Bidang Perencanaan dan Pengembangan Bapenda Jabar, Dr. Drs. Dedi Sutardi, M.Pd

 

Sosialisasi Anugerah Pajak Kendaraan Bermotor 2020 Wilayah Cirebon

Rangkaian Sosialisasi Anugerah Pajak Kendaraan Bermotor (APKB) 2020 dan Sosialisasi Zona Integrasi Taat Pajak Kendaraan bermotor (Zonita Pamor) kali ini berlangsung di Kota “Udang” Cirebon, dan dihadiri langsung Bupati Cirebon Drs. H. Imron Rosyadi, M.Ag. dan Kepala Bapenda Jabar Dr. Hening Widiatmoko, M.A., di Hotel Patra Cirebon Kamis (19/02).

Kepala Bapenda Jabar Dr. Hening Widiatmoko, M.A., membuka sekaligus meresmikan Sosialisasi Anugerah Pajak Kendaraan Bermotor (APKB) 2020 dan Sosialisasi Zona Integrasi Taat Pajak Kendaraan bermotor (Zonita Pamor) di Wilayah Cirebon, Kamis (19/02).

Sosialisasi APKB 2020 diawali laporan pelaksanaan kegiatan oleh Kabid Renbang Dr. Drs. Dedi Sutardi, M.Pd. Dalam laporannya Dr. Drs. Dedi Sutardi, M.Pd., menyatakan,”Kegiatan Anugerah Pajak Kendaraan Bermotor 2020 diantaranya guna memberikan motivasi dan apresiasi Pemerintah Daerah Provinsi terhadap peran serta para Wajib Pajak, Kader Penggerak Taat Pajak, Pemerintah Daerah Kabupaten/Kota, Kecamatan serta UPTD Pusat Pengelolaan Pendapatan Daerah guna mensukseskan Intensifikasi pemungutan Pajak Kendaraan Bermotor.

Bupati Drs. H. Imron Rosyadi, M.Ag. menyampaikan sambutannya di Sosialisasi Anugerah Pajak Kendaraan Bermotor (APKB) 2020 dan Sosialisasi Zona Integrasi Taat Pajak Kendaraan bermotor (Zonita Pamor), Kamis (19/02).

Pernyataan Kabid Renbang Dr. Drs. Dedi Sutardi, M.Pd., disambut baik Bupati Drs. H. Imron Rosyadi, M.Ag., yang dalam sambutannya mengajak Pemerintah Kabupaten/Kota di wilayah Ciayumajakuning (Cirebon, Indramayu, Majalengka dan Kuningan), serta Pemerintah Provinsi untuk menjaga kekompakan dan kesolidan akan menjadi kekuatan untuk perubahan di Jawa Barat yang lebih baik.

Sementara itu Kepala Bapenda Jabar Dr. Hening Widiatmoko, M.A., menyatakan bahwa kolaborasi dan inovasi merupakan ‘Kata Kunci’ sesuai arahan Gubernur Jawa Barat yakni Jawa Barat Juara Lahir Batin dengan Kolaborasi dan Inovasi.

Kepala Bapenda Jabar Dr. Hening Widiatmoko, M.A. menambahkan selain APKB, tahun 2020 dilakukan pula sosialisasi Aplikasi Zonita Pamor. Sebagai upaya bersama untuk optimalisasi pendapatan daerah melalui Pajak Kendaraan Bermotor.

Kabid Renbang Dr. Drs. Dedi Sutardi, M.Pd. menyampaikan laporan pelaksanaan Sosialisasi Anugerah Pajak Kendaraan Bermotor (APKB) 2020 dan Sosialisasi Zona Integrasi Taat Pajak Kendaraan bermotor (Zonita Pamor), Kamis (19/02).

 

Kepala Bidang Pendapatan I Drs. Idam Rahmat, M.Si. menyampaikan Sosialisasi Zona Integrasi Taat Pajak Kendaraan bermotor (Zonita Pamor), Kamis (19/02).

 

Para dewan Juri Anugerah Pajak Kendaraan Bermotor (APKB) 2020.

Sosialisasi Anugerah Pajak Kendaraan Bermotor 2020 dan Zonita Pamor di Wilayah Karawang

Sosialisasi Anugerah Pajak Kendaraan Bermotor 2020 merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Provinsi Jawa Barat. Kegiatan Sosialisasi Anugerah Pajak Kendaraan Bermotor (APKB) 2020 dirangkaikan dengan Sosialisasi Zona Integrasi Taat Pajak Kendaraan Bermotor (Zonita Pamor).

Dilaksanakannya Anugerah Pajak Kendaraan Bermotor 2020 diantaranya guna memberikan motivasi dan apresiasi Pemerintah Daerah Provinsi terhadap peran serta para Wajib Pajak, Kader Penggerak Taat Pajak, Pemerintah Daerah Kabupaten/Kota, Kecamatan serta UPTD Pusat Pengelolaan Pendapatan Daerah guna mensukseskan Intensifikasi pemungutan Pajak Kendaraan Bermotor melalui inovasi dan kolaborasi.

Kepala Bapenda Jabar, Hening Widiatmoko berharap, ASN Kabupaten/Kota dan Provinsi akan terlibat dalam program Zonita Pamor ini. Seperti diungkapan dalam Sambutannya di acara rangkaian acara Sosialisasi Anugerah Pajak Kendaraan Bermotor 2020 di Wilayah Karawang, Kamis (13/02).

Zonita Pamor merupakan bagian dari kolaborasi Pemerintah Provinsi Jawa Barat dengan Pemerintah Kabupaten/Kota yang akan menjadi Instrumen Pengendalian & Peningkatan Ketaatan Pajak (PKB) Wajib Pajak dengan menempatkan Aparatur Sipil Negara (ASN) & keluarganya sebagai pelopor ketaatan pajak daerah guna menopang APBD Juara.

 

Kepala Bidang Pendapatan I Drs. Idam Rahmat, M.Si, menyampaikan paparan Sosialisasi Zonita Pamor, Karawang, Kamis (13/02).

 

Kepala Bidang Perencanaan dan Pengembangan Dr. Drs. Dedi Sutardi, M.Pd., memoderatori sesi diskusi pada Sosialisasi Anugerah Pajak Kendaraan Bermotor 2020.

 

Foto: A

Foto: B

Foto: C

 

Foto: D

Foto: E , Foto A – E para juri APKB 2020 menyampaikan pemaparan.

Melalui Zonita Pamor diharapkan keteladanan ASN dalam membayar pajak kendaraan bermotor tepat waktu.