Cara Menghitung Pajak Progresif Kendaraan Bermotor

Tahukah kamu apa itu Pajak Progresif Kendaraan Bermotor ? Pajak progresif merupakan pajak kendaraan bermotor untuk kepemilikan kedua dan seterusnya yang diterapkan pada kendaraan pribadi baik roda dua atau roda tiga dan roda empat dengan nama pemilik, alamat tempat tinggal, dan jenis kendaraan yang sama. Contohnya orang pribadi yang memiliki satu kendaraan bermotor roda 2 (dua), satu kendaraan roda 3 (tiga), dan satu kendaraan bermotor roda 4 (empat) masing-masing jenis kendaraan (sepeda motor dan mobil) diperlakukan sebagai kepemilikan pertama karena meskipun nama dan alamat pemilik sama namun jenis kendaraannya berbeda sehingga tidak dikenakan pajak progresif. Penerapan tarif progresif tidak berlaku bagi kendaraan bukan umum yang dimiliki oleh Badan, Pemerintah/Pemerintah Daerah/TNI/Polri dan kendaraan umum.

Pajak progresif kendaraan bermotor untuk kepemilikan kedua dan seterusnya ini mulai berlaku semenjak tanggal 1 Januari 2012. Lantas berapa tarif pajak progresif kendaraan bermotor yang berlaku di Provinsi Jawa Barat? Berikut akan dijabarkan persentase tarif pajak progresif kendaraan bermotor berdasarkan pada Peraturan Daerah Provinsi Jawa Barat nomor 13 Tahun 2011 Tentang Pajak Daerah.

1. Untuk kepemilikan Kendaraan Bermotor roda empat pertama, kedua dan seterusnya, didasarkan atas nama dan alamat yang sama sesuai tanda pengenal diri, ditetapkan secara progresif sebagai berikut :

Kepemilikan Tarif Progresif
Pertama 1,75%
Kedua 2,25%
Ketiga 2,75%
Keempat 3,25%
Kelima dan seterusnya 3,75%

2. Untuk kepemilikan Kendaraan Bermotor roda 2 (dua) atau roda 3 (tiga) pertama, kedua dan seterusnya, didasarkan atas nama dan alamat yang sama sesuai tanda pengenal diri, ditetapkan secara progresif sebagai berikut :

Kepemilikan Tarif Progresif
Pertama 1,75%
Kedua 2,25%
Ketiga 2,75%
Keempat 3,25%
Kelima dan seterusnya 3,75%

Sebagaimana diketahui bahwa dasar pengenaan pajak kendaraan bermotor merupakan hasil perkalian dari 2 (dua) unsur pokok, yaitu :
1. Nilai Jual Kendaraan Bermotor (NJKB) yang ditetapkan berdasarkan harga pasaran umum kendaraan bermotor yang diperoleh dari berbagai sumber data yang akurat pada minggu pertama bulan Desember tahun pajak sebelumnya.
2. Bobot yang mencerminkan secara relatif tingkat kerusakan jalan dan/atau pencemaran lingkungan akibat penggunaan kendaraan bermotor yang dinyatakan dalam koefisien yang nilainya 1 (satu) atau lebih besar dari 1 (satu).

Contoh Perhitungan Pajak Kendaraan Bermotor :
Tuan Amir memiliki dua buah motor dan 1 buah mobil, untuk menghitung Pajak Kendaraan Bermotor motor milik pertama adalah:
1. NJKB Motor sebesar Rp9.600.000
2. Bobot koefisien sebesar 1
3. Tarif pajak kepemilikan pertama sebesar 1,75%
Sehingga Pajak Kendaraan Bermotor yang harus dibayarkan adalah : Rp9.600.000 x 1 x 1,75% = Rp168.000. Jumlah tersebut belum termasuk sumbangan wajib dana kecelakaan lalu lintas jalan (SWDKLLJ) dan biaya yang termasuk ke dalam Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) yang terdapat pada Peraturan Pemerintah nomor 60 Tahun 2016.

Sedangkan untuk menghitung Pajak Kendaraan Bermotor motor milik kedua adalah:
1. NJKB Motor sebesar Rp9.600.000
2. Bobot koefisien sebesar 1
3. Tarif pajak kepemilikan pertama sebesar 2,25%
Sehingga Pajak Kendaraan Bermotor yang harus dibayarkan adalah : Rp9.600.000 x 1 x 2,25% = Rp216.000. Jumlah tersebut belum termasuk sumbangan wajib dana kecelakaan lalu lintas jalan (SWDKLLJ) dan biaya yang termasuk ke dalam Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) yang terdapat pada Peraturan Pemerintah nomor 60 Tahun 2016.

Untuk mobil yang dimiliki oleh Tuan Amir, tidak dikenakan tarif progresif karena Tuan Amir hanya memiliki satu buah mobil.

Oleh karena itu, bila Anda telah menjual mobil maupun motor Anda kepada orang lain sebaiknya segera mendatangi kantor samsat induk tempat kendaraan terdaftar untuk melakukan proses blokir kepemilikan sehingga terhindar dari pajak progresif kendaraan bermotor.

  • fitra soepomo

    bagaimana kita bisa tau NJKB kendaraan kita yang menjadi DPP ??

  • Rahmat

    Mohon bantuan nya pak,
    Saya baru beli motor second thn rakitan 2008, nah ini pajak nya off dari 2013, PKB tertera di stnk 185rb, apakah bila saya urus bayar pajak di sekarang, biaya pajak (pkb) tetap mengikuti yg tertera di stnk? Motor sy 250cc. Dan apakah saat bayar pajak biaya administrasi 1x bayar plus PKB yg telat dari 2013-2017? Atau administrasi nya berkelipatan jg,.. Mohon respon nya pak. Terima Kasih

  • Muhammad irando kodorba

    Selamat sore Bapenda,
    Saya baru mutasi kendaran bermotor roda 4 dari Palembang ke Kota Bekasi, prosesnya hanya tinggal mengambil STNK baru, saya belum tau estimasi biaya untuk STNK yg baru ini, kendaraan saya Mitsubisi Kuda Diesel GLS tahun 2000, sebelumnya saya sudah mempunyai kendaraan roda 4 (1 unit) dan kendaraan roda 2 (2 unit), saya mau tau estimasi STNK kendaraan saya yang baru kira2 berapa ya…? Dan kendaraan saya ini termasuk kendaraan ke 2 atau kendaraan ke 4?
    Terima kasih.

    • Termasuk kendaraan ke 2 Pak.

      1. Biaya Penerbitan STNK Rp200.000
      2. Biaya Penerbitan TNKB Rp100.000
      3. Biaya Penerbitan BPKB Rp375.000

      Serta biaya Pajak kendaraan untuk satu tahun ke depan.

      Tks~Arrie

      • Muhammad irando kodorba

        Yth. Pak Arrie,

        Untuk biaya BBN.KB tangan ke-2 dan Penerbitan STCK bagaimana Pak?
        Untuk mengetahui NJKB (Nilai Jual Kendaraan Bermotor) Mitsubishi Kuda VB5W GLS 2.4 bagaimana ya Pak?

        Thanx, Rando

  • Bokira 1

    malam mau nanya.
    kalau misalkan ayah saya sudah beli motor terlebih dahulu menggunakan ktp ayah saya, lalu saya juga ingin membeli motor menggunakan ktp saya sendiri.
    apakah terkena pajak progresif kalau masih satu alamat antara ktp saya dan ayah saya?

    • saat ini tidak terkena pajak progresif Pak, karena pemilik berbeda.

      Tks~Arrie

  • beni rahman

    Dari kisah pak amir, brati motor pertama dan motor kedua tetap ken aprogresif ya?

    Maaf kalo gagal faham

    • Bila nama dan alamat pemilik sama, kena progresif Pak.

      Tks~Arrie

  • Randi

    selamat sore, saya ingin bertanya jika saya punya 1 motor dan 1 mobil dengan nama yang sama apakah saya dikenakan pajak progresif? karena setau saya tidak dikenakan pajak tersebut karena berbeda jenis kendaraan. tapi kenyataannya kenapa saya dikenakan pajak progresif? mohon informasinya. terimakasih

    • Pajak progresif merupakan pajak kendaraan bermotor untuk kepemilikan kedua dan seterusnya yang diterapkan pada kendaraan pribadi baik roda dua atau roda tiga dan roda empat dengan nama pemilik, alamat tempat tinggal, dan jenis kendaraan yang sama. Informasi lebih jelasnya bisa dibaca di https://bapenda.jabarprov.go.id/2017/03/14/cara-menghitung-pajak-progresif-kendaraan-bermotor/

      • Randi

        “Contohnya orang pribadi atau badan yang memiliki satu kendaraan bermotor roda 2 (dua), satu kendaraan roda 3 (tiga), dan satu kendaraan bermotor roda 4 (empat) masing-masing diperlakukan sebagai kepemilikan pertama karena meskipun nama dan alamat pemilik sama namun jenis kendaraannya berbeda sehingga tidak dikenakan pajak progresif.” mohon informasinya mengenai kalimat “meskipun nama dan alamat pemilik sama namun jenis kendaraannya berbeda sehingga tidak dikenakan pajak progresif”. terimakasih

        • Untuk yang sepeda motor terkena pajak progresif Pak karena jenis kendaraan sama. Sedangkan untuk kendaraan roda 4 tidak terkena pajak progresif dikarenakan hanya memiliki satu buah saja.

          Artikel sudah diperjelas Pak. Terima Kasih atas masukannya.

          Tks~Arrie

  • Gema Mahatma

    Permisi Bapenda
    Jadi kalau nama pemilik beda ga kena progresif yah walaupun alamatnya sama?
    Terus kalau pengurusan balik nama tapi yang ngurus bapak saya untuk balik nama atas nama saya harus pakai surat kuasa ga yah?

    • Betul Pak, karena didasarkan atas nama dan alamat yang sama sesuai tanda pengenal diri, ditetapkan secara progresif.

      Surat Kuasa Pak diatas materai 6000

      Tks~Arrie

  • Arell D’radcliffe

    Permisi saya mau tanya.. Kalo di STNK nama ny beda tapi masih 1 kk alamat ny sama apa kena biaya progresif yaa pak ? Makasih

  • Haris Ajah

    Selamat sore saaya mau tanya. Bila kendaraan r4 yg ke 2 balik nama perhitungan pajak progresif dihitung dr pkb atau dari seluruh total biaya ? Thx

    • Dasar pengenaan Pajak Kendaraan Bermotor adalah Nilai Jual Kendaraan Bermotor Pak

      Tks~Arrie

  • Feri Frastiansyah

    Selamat siang. Mau minta saran kalau di STNK saya alamat nya tidak tertulis lengkap (tidak ada nama komplek dan nomor rumah) apakah nanti akan bermasalah dengan pajak progressifnya?

  • Ryani Fajri

    Malem,, bagaimana cara menghapus pajak progresif? Apakah diperlukan stnk kendaraan yg akan di blokir nya?