Pos

Penunggak Pajak Kendaraan di Jabar Capai 5 Juta

Kepala Dinas Pendapatan Daerah Jabar, Dadang Suharto mengatakan pihaknya melakukan kerjasama dengan kepolisian untuk memudahkan penerimaan pajak kendaraan bermotor.

Salah satu fokus dari kerjasama adalah penyasar para penunggak pajak yang jumlahnya sangat tinggi.

Kira-kira ada 5 juta orang yang nunggak, itu perkiraan kami,” ujarnya kepada wartawan, Sabtu (5/8/2015).

Upaya yang menyasar para penunggak ini sangat penting dilakukan demi meningkatkan pendapatan Pemprov. Pihaknya menargetkan mampu mendapatkan Rp1 triliun hingga Rp2 triliun.

“Kalau dari para penunggak itu bisa membayar, maka kita sudah bisa dapat minimal Rp1 triliun,” bebernya.

Meski demikian, Dadang mengakui masih ada sejumlah kendala dalam penelusuran para penunggak pajak. Terkadang kendaraan yang menunggak ternyata hilang atau terblokir.

Lebih lanjut dituturkannya, realisasi pendapatan pada semester pertama tahun ini dari pajak bea balik nama telah mencapai 45,13% sedangkan dari pajak kendaraan bermotor sudah di atas 49%.

“Hingga akhir tahun ini, kami menargetkan pajak dari seluruh kendaraan bermotor mencapai Rp10,7 triliun,” pungkasnya. [ito]

Sumber: inilahkoran

 

Sumber: