UMK PALING TINGGI | ANGKA PENGANGGURAN DI KOTA BEKASI SANGAT TINGGI | INI ARAHAN UNTUK WALKOT
KOTA BEKASI – Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM), melakukan kunjungan kerja langsung ke kawasan industri di Kota Bekasi yang dipandu oleh Walikota Bekasi, Tri Adhianto. Dalam kunjungannya, KDM menyoroti kontradiksi antara tingginya Upah Minimum Kota (UMK) di Bekasi yang menduduki peringkat atas secara nasional, namun ironisnya masih diwarnai oleh tingginya angka pengangguran terbuka.
Kolaborasi Pengentasan Pengangguran Lewat BLK
KDM mempertanyakan data pengangguran Kota Bekasi yang masih berada di angka 7,33 persen (menurun dari 7,82 persen pada tahun sebelumnya). Menurut KDM, dengan ribuan pabrik yang berdiri di Bekasi termasuk 2.600 kawasan pabrik di kabupaten dan ribuan zona industri di kota seharusnya angka tersebut bisa ditekan drastis.
Menjawab pertanyaan tersebut, Walikota Bekasi menjelaskan bahwa salah satu upaya pengentasan dilakukan melalui program upskilling (peningkatan kompetensi) dan pemagangan bagi pencari kerja. Mendengar hal tersebut, KDM langsung menginstruksikan integrasi fasilitas. KDM meminta agar gedung Balai Latihan Kerja (BLK) milik Pemprov Jabar yang ada di Bekasi dimanfaatkan secara kolaboratif lewat Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara Pemprov dan Pemkot, tanpa perlu membangun gedung baru yang akan memboroskan anggaran.
“Gini saja, kerja sama program pakai bareng-bareng. Daripada gedungnya nganggur, diisi pelatihan. Saya izinkan, enggak usah bangun baru, mendingan PKS saja,” instruksi KDM secara cepat dan pragmatis. KDM juga menyoroti bahwa alokasi anggaran Rp 9 miliar untuk penempatan tenaga kerja ke luar negeri ternyata minim peminat karena warga Bekasi cenderung enggan merantau ke luar negeri jika dibandingkan dengan warga Indramayu atau Sukabumi.
Instruksi Rekrutmen Online Tiap Minggu
Untuk mempermudah akses warga lokal terhadap lowongan pekerjaan yang saat ini tercatat ada sekitar 2.800 posisi kosong, KDM memberikan arahan tegas kepada Walikota Bekasi.
“Bikin lowongan kerja online di media sosial Pak Wali tiap minggu, sambil di ruangan saja. Walikota Bekasi mengumumkan lowongan kerja online. Bangun jalannya sudah bagus, tamannya bagus, tinggal penganggurannya harus berkurang,” pesan KDM memberikan solusi pemanfaatan media digital sebagai sarana transparansi rekrutmen.
Kunjungan KDM ini juga diwarnai aksi humanis saat ia memborong 50 bungkus nasi dari seorang ibu pedagang (janda) di sekitar kawasan industri untuk dibagikan kembali secara gratis, yang disambut antusias oleh para buruh dan petugas di lokasi.
sumber: https://www.youtube.com/watch?v=3xpcOUT4rhA









