INI PESAN KDM DI HARI JADI KARAWANG | KUPAS KEADILAN PAJAK DAERAH PENGHASIL
Dalam momentum peringatan Hari Jadi ke-393 Kabupaten Karawang, Kang Dedi Mulyadi (KDM) menyampaikan pesan mendalam terkait nasib pembangunan daerah yang menjadi pusat kawasan industri. KDM menyoroti urgensi peninjauan kembali skema keadilan distribusi pajak antara pemerintah pusat, provinsi, dan daerah penghasil agar selaras dengan beban tata ruang yang ditanggung oleh daerah tersebut.
Keadilan Proporsional Bagi Daerah Penghasil
Melalui pesannya, KDM membedah realitas bahwa Karawang selama bertahun-tahun telah menjadi motor penggerak ekonomi, penyumbang pajak perusahaan, serta pajak kendaraan logistik yang luar biasa besar. Namun, ironisnya, daerah penghasil kerap kali harus memikul dampak langsung dari aktivitas industri tersebut, mulai dari kerusakan infrastruktur jalan raya hingga masalah sosial dan lingkungan hidup.
KDM menekankan bahwa keadilan fiskal harus ditegakkan. Daerah penghasil yang menyumbang pendapatan besar kepada negara selayaknya mendapatkan porsi bagi hasil (Dana Bagi Hasil) yang jauh lebih memadai. Dana tersebut sangat krusial untuk melakukan rekondisi jalan, membangun fasilitas kesehatan, serta meningkatkan kualitas pendidikan bagi masyarakat lokal yang ruang hidupnya bersinggungan langsung dengan polusi dan hilir mudik kendaraan berat industri.
Regulasi Pajak untuk Kesejahteraan Masyarakat Lokal
Lebih jauh, pesan KDM ini juga menyentuh aspek perlindungan masyarakat kelas bawah. Jangan sampai uang pajak yang dibayarkan oleh rakyat kecil melalui kendaraan bermotor mereka justru disedot untuk memperbaiki infrastruktur yang dihancurkan oleh korporasi besar, sementara dana pengembalian ke daerah tersendat. Perlu ada regulasi yang lebih adil di mana industri besar memberikan kontribusi langsung secara masif kepada Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) lokal.
Sinergi Mewujudkan Visi Pembangunan Berkelanjutan
Di usia yang ke-393 ini, Karawang dihadapkan pada tantangan transformasi dari sekadar lumbung padi menjadi kawasan megapolitan industri yang berwawasan lingkungan. KDM mengajak seluruh pemangku kebijakan, baik di tingkat eksekutif daerah, provinsi, hingga ke level kementerian terkait, untuk duduk bersama membenahi sistem pajak dan tata ruang ini. Tidak boleh lagi ada “zona industri” yang berdiri di tengah pemukiman, semuanya harus bergeser ke sistem “kawasan industri” terpadu yang membiayai infrastrukturnya sendiri tanpa menyedot kas daerah.
Bagi warga Karawang, perayaan hari jadi tahun ini bukan sekadar seremonial, melainkan sebuah refleksi dan titik tolak untuk memperjuangkan hak-hak daerah demi masa depan anak cucu yang lebih cerah dan sejahtera.
sumber: https://www.youtube.com/watch?v=FTbaZHmDXi4









