DAPAT INFO GUNUNG CIREMAI ALAMI KEBAKARAN | KDM GAS MENUJU TITIK API
Menyusul laporan terjadinya kebakaran hutan di kawasan Gunung Ciremai, Kang Dedi Mulyadi (KDM) langsung bergerak cepat menuju lokasi titik api untuk memimpin upaya penanganan darurat di kawasan perbatasan Desa Seda, Mandirancan, dan Cibuntu, Kabupaten Kuningan.
Dalam peninjauan langsung ke lapangan, KDM mendapati kondisi medan yang sulit serta tiupan angin kencang yang membuat rumput dan ilalang kering mudah tersulut api, sehingga berpotensi memperluas area kebakaran. Mengingat pentingnya kelestarian hutan bagi sumber kehidupan dan pasokan air masyarakat di kaki gunung, KDM langsung mengoordinasikan langkah cepat penanggulangan bersama Sekretaris Daerah (Sekda) dan aparat setempat.
Sebagai upaya percepatan pemadaman secara manual, KDM mengerahkan partisipasi warga dari desa-desa di sekitar kaki Gunung Ciremai dengan menyiapkan insentif harian sebesar Rp250.000 per orang bagi warga yang turut serta naik ke atas membantu memadamkan api.
“Jika ada sekitar 1.000 orang warga yang naik ke atas bersama-sama membawa alat pemadam dan membuat sekat bakar, api akan cepat padam. Kalau hutan terbakar habis, seluruh warga akan kehilangan sumber kehidupan dan cadangan air,” tegas KDM di lokasi.
Selain pengerahan tim darat secara masif, KDM juga langsung berkoordinasi dengan pihak terkait untuk mengupayakan pengiriman helikopter water bombing (bom air) dari pusat guna menjangkau titik-titik api di area perbukitan yang sulit diakses oleh tenaga manusia.
KDM mengimbau kepada seluruh masyarakat di sekitar wilayah Gunung Ciremai agar senantiasa meningkatkan kewaspadaan dan tidak melakukan pembakaran ilalang atau sampah untuk keperluan apapun, khususnya di tengah musim kemarau dan cuaca terik saat ini, demi menjaga keselamatan lingkungan bersama.
sumber: https://www.youtube.com/watch?v=0xDwkjEG4ig








