KOTA DEPOK MAKIN KINCLONG | BURSA KERJA TERUS DIGELAR
DEPOK – Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM), melakukan kunjungan kerja ke Kota Depok dan memberikan apresiasi tinggi atas kemajuan tata kota serta kebersihannya. Dalam kunjungannya, KDM didampingi langsung oleh Wali Kota Depok dan meninjau berbagai infrastruktur hingga pelaksanaan bursa kerja (job fair) yang melibatkan banyak perusahaan besar.

KDM didampingi Walikota Depok dan Bupati Purwakarta Meninjau Pabrik Resleting
Inovasi Kebersihan dan Infrastruktur
KDM memuji Kota Depok yang kini terlihat semakin bersih dan tertata. Dalam kunjungannya tersebut, KDM dan Wali Kota Depok melihat langsung inovasi berupa mesin pembersih sampah sungai (ponton) yang dimiliki Pemkot Depok seharga Rp7 Miliar. KDM bahkan berkelakar agar daerah lain, seperti Purwakarta dan Jakarta, bisa belajar dari Depok dalam urusan membersihkan sungai dan kota. Selain itu, KDM menegaskan dukungannya terhadap perbaikan infrastruktur di Jalan Raya Margonda, termasuk pengadaan lampu Penerangan Jalan Umum (PJU) dan perbaikan trotoar.
Kondisi Demografi dan Ekonomi Kota Depok
Dalam perbincangannya dengan Wali Kota, terungkap bahwa Depok memiliki jumlah penduduk mencapai 2,3 juta jiwa dengan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) sebesar Rp4,3 Triliun. Angka pengangguran di Kota Depok juga terbilang rendah, yakni di angka 6,9 persen dari total angkatan kerja, yang mana lebih rendah dibandingkan kota tetangganya seperti Bekasi.
Tinjauan Bursa Kerja Inklusif
Fokus utama kunjungan KDM berlanjut pada peninjauan pelaksanaan bursa kerja. KDM berdialog dengan berbagai perwakilan perusahaan dan pencari kerja untuk memastikan penyerapan tenaga kerja berjalan optimal. Beberapa perusahaan yang disorot antara lain:
– PT YKK (Pabrik Ritsleting): Perusahaan asal Jepang ini mempekerjakan sekitar 1.200 karyawan dan memberikan standar upah (UMK) yang cukup tinggi untuk kesejahteraan karyawannya, yakni mencapai Rp5,7 juta.
– Panasonic: KDM sempat menyapa salah satu karyawan muda asal Bekasi yang bekerja di Panasonic Depok dengan gaji di atas Rp6 juta. Karyawan lain juga memberikan masukan terkait jalanan yang masih gelap di sekitar Jalan Juanda, yang langsung direspons KDM agar PJU-nya segera diperbaiki.
– LPK Penyalur Tenaga Kerja ke Jepang: Sebuah lembaga pelatihan yang dikelola oleh Mr. Koba (warga negara Jepang) menargetkan pengiriman 1.000 tenaga kerja asal Jawa Barat ke Jepang dalam 5 tahun ke depan.
– Trans Hotel: Sebagai hotel bintang lima pertama di Depok, hotel ini sedang merekrut 250 tenaga kerja, di mana 45% di antaranya berasal dari warga asli Depok yang sebelumnya merantau bekerja di Jakarta.
– Alfamart: Membuka lowongan besar-besaran untuk 300 hingga 500 orang. Luar biasanya, 100 kuota lowongan di antaranya dikhususkan bagi penyandang disabilitas.
Kunjungan ini menjadi wujud nyata kolaborasi antara Pemerintah Provinsi Jawa Barat dan Pemerintah Kota Depok dalam memajukan infrastruktur serta mengentaskan pengangguran melalui pembukaan lapangan kerja yang adil, inklusif, dan ramah bagi warga lokal.
sumber: https://www.youtube.com/watch?v=tJoE-7oyz_A









