KAMPUNG MIDUANA RUMAHNYA KINI RAPI TERTATA | KDM SARANKAN WARGANYA PERKUAT TRADISI
CIANJUR – Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM), melakukan peninjauan langsung ke Kampung Adat Miduana untuk melihat progres pembangunan dan penataan rumah-rumah warga. Dalam kunjungan tersebut, KDM mengungkapkan rasa syukurnya melihat rumah-rumah warga yang kini telah tertata rapi dan seragam, selaras dengan konsep tata ruang sebuah kampung adat.
Saat berdialog dengan warga setempat, KDM memberikan saran terkait penggunaan material bangunan. Ia merekomendasikan agar atap rumah warga menggunakan daun tepus yang banyak tumbuh di sekitar leuweung (hutan) kampung, karena dinilai jauh lebih awet dan kuat dibandingkan hanya menggunakan ijuk.

KDM berdialog dengan salah satu warga kampung Miduana
Lestarikan Budaya untuk Daya Tarik Wisata
Tidak hanya fokus pada fisik bangunan, KDM juga memberikan edukasi mengenai pentingnya menjaga identitas dan tradisi keseharian sebagai ruh dari kampung adat itu sendiri. Ia mendorong warga, khususnya kaum perempuan, untuk kembali membiasakan diri mengenakan pakaian tradisional secara rapi, seperti kebaya, kain samping (sarung), dan merapikan rambut dengan cara disanggul (digelung).
“Apan geus dipake judul kampung adat Miduana kudu siga adatna, ulah goreng adat. Ciri kampung adat teh bersih, rapi,” tegas KDM mengingatkan warga.
Lebih jauh, KDM melihat potensi besar Kampung Miduana sebagai destinasi wisata budaya yang menjanjikan. Agar hal tersebut terwujud, ia mengarahkan warga untuk tidak sekadar diam di rumah, melainkan mulai kreatif memproduksi kerajinan tangan dan makanan khas lokal, seperti opak atau ranginang. Dengan begitu, wisatawan yang datang menikmati suasana kampung adat dan jalur ekstrem menuju desa tersebut dapat membeli dan membawa pulang oleh-oleh, yang pada gilirannya akan meningkatkan perputaran roda ekonomi masyarakat setempat.
Evaluasi Bantuan Domba dan Salurkan Bibit Ikan Nila
Dalam kesempatan yang sama, KDM juga menyempatkan diri untuk mengecek perkembangan bantuan ternak domba yang sebelumnya telah disalurkan kepada puluhan kepala keluarga di sana. Ia merasa gembira mengetahui bahwa domba-domba bantuan tersebut dirawat dengan baik dan kini telah mulai beranak pinak.
Melihat banyaknya kolam (balong) milik warga yang airnya melimpah namun masih kosong dan belum dikelola, KDM secara spontan menjanjikan bantuan tambahan. Ia berjanji akan mengirimkan dua kuintal bibit ikan nila berukuran cukup besar untuk segera ditebar di kolam-kolam warga tersebut. KDM berharap inisiatif ini dapat mendorong kemandirian pangan warga serta menjadi sumber penghasilan tambahan.
Kunjungan yang penuh keakraban ini ditutup dengan doa dan harapan dari KDM agar Kampung Adat Miduana semakin makmur, dijauhkan dari penyakit, serta warganya senantiasa diberikan keberkahan hidup melalui pelestarian budaya luhur yang terus dijalankan.
sumber: https://www.youtube.com/watch?v=gd_CdDsviGk









