KDM SAMPAIKAN PANDANGAN KEMANDIRIAN EKONOMI DI DEPAN KADIN JABAR
Dalam pidatonya, KDM mengisahkan bagaimana ibunya yang buta huruf mampu membesarkan dan menyekolahkan 12 anak hanya dengan mengandalkan sumber daya yang ada di sekitar rumah. Ia menyebut konsep ini sebagai Samara Pawon (bumbu dapur).
“Ibu saya tidak belajar ilmu ekonomi tinggi, ia belajar dari apa yang dimiliki di lingkungan. Dapur adalah sendi utama ketahanan ekonomi. Ia mengorkestrasi tumbuhan di belakang rumah, ada cengek (cabai), ada aren dibuat gula, tomat, dan hanya garam yang diimpor dari dapur,” kenang KDM. Dari kesederhanaan itulah lahir kreativitas pangan lokal seperti Sambal Goang dan aneka olahan singkong yang kini bernilai jual tinggi.
