Dedi Mulyadi Minta Maaf soal Debu dan Kemacetan Dampak Pembangunan Jalan di Jabar
BANDUNG – Gubernur Jawa Barat menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas berbagai dampak yang muncul selama pembangunan infrastruktur di sejumlah wilayah Jawa Barat. Dampak tersebut antara lain debu akibat musim kemarau hingga kemacetan karena pekerjaan pembangunan jalan.
Hal itu disampaikan Gubernur Jawa Barat dalam perjalanan menuju Kabupaten Semarang, Provinsi Jawa Tengah, untuk memenuhi undangan deklarasi Asosiasi LINMAS seluruh Indonesia bersama Gubernur Jawa Tengah.
Ia menyampaikan terima kasih kepada seluruh warga Jawa Barat yang telah memberikan dukungan terhadap pembangunan di berbagai wilayah Jawa Barat yang saat ini terus dilakukan.
Menurutnya, pembangunan trotoar dan jalan yang masif di sejumlah tempat tidak terlepas dari berbagai dampak yang dirasakan masyarakat. Kondisi tersebut semakin terasa karena pembangunan berlangsung di tengah musim kemarau sehingga menimbulkan debu.
“Untuk itu kami menyampaikan permohonan maaf ada kemacetan di berbagai tempat karena bangun jalan sebelah-sebelah menggunakan beton pasti menimbulkan kemacetan,” demikian disampaikan dalam pernyataan tersebut.
Ia berharap berbagai keluhan masyarakat selama proses pembangunan dapat terjawab melalui hasil pembangunan yang memuaskan semua pihak.
Dalam kesempatan yang sama, ia juga menyampaikan pesan kepada Lurah di Kota Depok agar bersabar dalam mengubah kultur masyarakat, khususnya terkait kebersihan lingkungan.
Menurutnya, mengubah kebiasaan masyarakat dari perilaku membuang sampah sembarangan menjadi membuang sampah pada tempatnya bukan perkara mudah. Karena itu, diperlukan kerja keras untuk membangun karakter warga agar memiliki kepekaan dan kepedulian terhadap lingkungan.
sumber: https://www.tiktok.com/@dedimulyadiofficial/video/7691130701311233287








