LEPAS ROMBONGAN MTQ JABAR | INI PESAN DAN BONUS YANG DISIAPKAN UNTUK PARA JUARA
Pemerintah Provinsi Jawa Barat (Pemprov Jabar) melepas keberangkatan rombongan kafilah yang akan berlaga dalam ajang Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ). Acara pelepasan tersebut dipimpin langsung oleh Gubernur Jawa Barat, Kang Dedi Mulyadi. Dalam pengarahannya, Pemprov Jabar menekankan pentingnya meluruskan niat keikutsertaan sebagai bentuk ibadah dan penyerahan diri secara total kepada Allah SWT, bukan semata-mata mengejar piala atau kejuaraan.
Meluruskan Niat: MTQ adalah Ibadah, Bukan Sekadar Kompetisi
Gubernur Jawa Barat menyampaikan bahwa pembacaan ayat-ayat suci Al-Qur’an dalam MTQ mengandung nilai estetika dan spiritual yang tinggi. Oleh karena itu, para peserta diminta untuk membebaskan diri dari hawa nafsu persaingan yang berpotensi mendegradasi kesucian nilai-nilai Al-Qur’an.
Seluruh qari dan qariah diimbau untuk tampil dengan penuh rasa cinta, keikhlasan, dan tanpa beban. Kehadiran kafilah diharapkan mampu memancarkan kedamaian serta menghadirkan ketenangan jiwa, baik bagi yang membaca maupun yang mendengarkan.

KDM melepas rombongan MTQ Jabar
Apresiasi Tinggi dan Pemenuhan Uang Saku Kafilah
Sebagai bentuk apresiasi terhadap proses belajar dan perjuangan panjang para peserta, Pemprov Jabar menyiapkan peningkatan alokasi bonus bagi yang berhasil meraih kejuaraan. Gubernur mengumumkan peningkatan apresiasi/bonus untuk juara pertama menjadi Rp200 juta (dari sebelumnya yang direncanakan Rp150 juta). Sementara itu, untuk juara kedua disiapkan bonus Rp150 juta dan juara ketiga sebesar Rp100 juta.
Selain bonus kejuaraan, Pemprov Jabar juga memastikan bahwa seluruh kebutuhan dana operasional dan uang saku peserta, pendamping, hingga dewan juri dipenuhi secara optimal sebelum keberangkatan. Langkah ini diambil guna menjaga kesejahteraan serta kenyamanan para peserta agar dapat fokus sepenuhnya memberikan penampilan terbaik tanpa terdistraksi oleh kendala finansial.
Menjaga Integritas dan Menolak Praktik Kecurangan
Pemprov Jabar berkomitmen penuh dalam menjaga nilai-nilai kejujuran dan transparansi sepanjang pelaksanaan MTQ. Gubernur secara tegas melarang keras segala bentuk kompromi integritas, gratifikasi, atau praktik suap yang dapat mencoreng nama baik ajang keagamaan.
Ditekankan bahwa pencapaian peringkat bukan merupakan prioritas utama apabila diperoleh melalui cara-cara yang merusak integritas. Pemprov Jabar meyakini bahwa kejujuran dan kemurnian niat dalam membaca Al-Qur’an jauh lebih berharga daripada status juara.
Program Pemberdayaan Qari di Masjid-Masjid Pemprov
Sebagai bentuk keberlanjutan dari apresiasi seni membaca Al-Qur’an, Pemprov Jabar menyiapkan program penyerapan potensi para qari terbaik. Para pembaca Al-Qur’an terbaik akan diberdayakan secara profesional di masjid-masjid milik Pemerintah Provinsi Jawa Barat.
Pemprov Jabar akan mengalokasikan gaji bulanan bagi para qari yang bertugas memakmurkan masjid dengan lantunan Al-Qur’an secara langsung, guna menggantikan penggunaan kaset rekaman. Langkah ini diharapkan dapat menghidupkan kembali suasana masjid dengan lantunan Al-Qur’an yang indah serta memberikan penghargaan yang layak bagi para pejuang Al-Qur’an di Jawa Barat.
sumber: https://www.youtube.com/watch?v=Sb19Wb6SY0M









