BURSA KERJA DIGELAR | KDM SOROTI MINIMNYA DATA PEKERJA DAN HILANGNYA POTENSI PENDAPATAN DAERAH
Dalam dialognya bersama Kepala Dinas Tenaga Kerja setempat, KDM menyoroti tidak sinkronnya data antara jumlah perusahaan, angkatan kerja, dan warga lokal yang telah terserap. Di Subang sendiri terdapat 375 perusahaan besar, namun pemerintah daerah belum memiliki database mandiri dan terintegrasi yang mampu melacak detail karyawan secara real-time termasuk status kewarganegaraan, asal daerah, dan kontribusi pajak. KDM mendorong agar pemerintah provinsi maupun kabupaten/kota segera membuat sistem aplikasi terpadu.
“Kepala dinas harus punya data perusahaan dan karyawannya sampai ke tingkat NIK dan alamatnya. Jangan lagi hanya bergantung pada data BPS, tapi ciptakan sistem database yang mewajibkan setiap perusahaan untuk transparan (open data) mengenai profil pekerjanya,” tegas KDM.
