KDM KEMBALI DICEGAT WARGA | BAZNAS JABAR SALURKAN BANTUAN | SUSTER TENANGKAN WARGA
NUSA TENGGARA TIMUR – Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM), kembali melakukan aksi turun langsung ke lapangan untuk meninjau dan menyalurkan bantuan kepada warga korban bencana. Kunjungan yang dipenuhi antusiasme warga ini diwarnai dengan aksi spontanitas KDM yang memberikan bantuan tunai ratusan juta rupiah secara langsung kepada para korban yang rumahnya mengalami kerusakan.
Bantuan Langsung Tunai BAZNAS Jabar untuk Perbaikan Rumah
Setibanya di lokasi yang berada di kawasan pesisir, KDM langsung berdialog dengan warga untuk mendata kerusakan rumah mereka. Dengan sigap, ia menyalurkan dana bantuan yang bersumber dari BAZNAS (Badan Amil Zakat Nasional) Provinsi Jawa Barat kepada warga terdampak.
Dalam pembagian tersebut, KDM memberikan bantuan sebesar Rp20 juta untuk setiap rumah yang kondisinya roboh atau hancur total, serta Rp5 juta untuk rumah yang mengalami retak atau rusak ringan. Di salah satu titik awal, KDM menitipkan dana sebesar Rp60 juta untuk tiga rumah warga yang roboh. Total terdapat empat rumah roboh dan satu rumah retak di titik tersebut yang langsung menerima bantuan tunai untuk mempercepat proses pembangunan kembali hunian mereka.
Antusiasme warga yang luar biasa dan berkerumun untuk bertemu KDM sempat membuat situasi menjadi sedikit tidak kondusif. Namun, suasana berhasil ditenangkan dan diatur dengan baik berkat bantuan seorang biarawati (Suster) yang turut hadir di lokasi untuk menertibkan warga agar pembagian bantuan berjalan aman dan teratur.
Edukasi Mitigasi Bencana di Kawasan Pesisir
Tidak hanya menyalurkan bantuan, KDM juga memberikan edukasi pentingnya menjaga keseimbangan alam sebagai bentuk mitigasi bencana. Ia mengingatkan warga pesisir agar tidak menggunakan jalur hijau atau bibir pantai sebagai area pemukiman permanen.
KDM menyarankan agar kawasan pesisir ditanami lebih banyak pohon. “Lebih baik pohon di pinggir pantai untuk melindungi manusia. Kalau ada tsunami, ada ombak, pohon itu menahan abrasi,” tegas KDM memberikan pemahaman bahwa keberadaan sabuk hijau sangat krusial bagi keselamatan warga itu sendiri.
Bantuan Rp 400 Juta untuk Kampung Alabu
Setelah menyisir kawasan pantai, perjalanan KDM berlanjut ke titik pengungsian dan area terdampak lainnya di Kampung Alabu. Di sana, ia disambut oleh Kepala Desa setempat.
KDM secara tegas meminta data akurat (by name) terkait warga yang rumahnya hancur sebelum menurunkan bantuan, demi memastikan bantuan tepat sasaran. Berdasarkan laporan Kepala Desa, tercatat ada 61 rumah yang mengalami rusak berat dan 40 rumah rusak ringan di wilayah tersebut.
Setelah memastikan data tersebut tersedia, KDM langsung menyerahkan dana tunai titipan bantuan sebesar Rp400 juta kepada perangkat desa. KDM berpesan kepada Kepala Desa agar dana tersebut diatur dan disalurkan dengan seadil-adilnya untuk perbaikan rumah kategori ringan, sedang, maupun berat, agar tidak menimbulkan konflik di tengah masyarakat yang sedang berduka.
sumber: https://www.youtube.com/watch?v=xRvwdiEPAeQ



