JALIN KERJASAMA PENGEMBANGAN PENDIDIKAN | PROF. BAGUS MULJADI JELASKAN BUJANGGA MANIK
BANDUNG – Pemerintah Provinsi Jawa Barat resmi menjalin kerja sama strategis di bidang pengembangan pendidikan dan kebudayaan dengan University of Nottingham, Inggris. Kolaborasi ini ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) yang turut didukung oleh Bank BJB sebagai sponsor utama untuk perluasan jangkauan kelembagaan di tingkat internasional.
Pertemuan ini dihadiri langsung oleh jajaran pejabat Pemerintah Provinsi Jawa Barat, perwakilan Kedutaan Besar Inggris, British Council, serta delegasi tingkat tinggi dari University of Nottingham UK dan Malaysia yang dipimpin oleh Prof. Bagus Muljadi selaku akademisi terkemuka.
Kerja sama ini mencakup program beasiswa penuh bagi 10 lulusan sekolah menengah terbaik asal Jawa Barat untuk menempuh studi di University of Nottingham. Selain itu, program ini menyediakan fasilitas studi banding bagi para pengajar dan kepala sekolah di Jawa Barat selama minimal tiga bulan di Inggris. Tujuannya adalah untuk mendalami pedagogi modern bahwa esensi pendidikan bermutu tidak semata-mata diukur dari digitalisasi atau modernisasi layar gawai, melainkan dari kedalaman logika dan metode pengajaran.
Hal monumental lain dari kolaborasi ini adalah komitmen internasionalisasi kebudayaan dengan rencana pendirian Siliwangi Institute di University of Nottingham guna mempromosikan sejarah, peradaban, dan pelestarian bahasa Sunda di tingkat global. Salah satu wujud nyata dari literasi ini adalah serah terima buku berharga “Ensiklopedia Sunda” sebanyak tiga jilid dengan total 1.200 halaman yang disusun dalam bahasa Inggris.
Dalam pemaparannya, Prof. Bagus Muljadi menyoroti figur bangsawan Sunda abad ke-15, Bujangga Manik, yang manuskrip aslinya tersimpan dengan sangat baik di Bodleian Library, Universitas Oxford, Inggris. Prof. Bagus menjelaskan bahwa melalui sudut pandang akademis, Bujangga Manik adalah pelopor diaspora akademis sekaligus bapak pendidikan Sunda yang mengajarkan pentingnya integritas moral dan intelektual.
“Di dalam Ensiklopedia ini, kita menunjukkan kepada dunia luar bahwa peradaban Sunda bukan hanya tentang adat istiadat, melainkan cara berpikir para leluhur mengenai ilmu bumi (toponimi), hukum, taksonomi, etnobotani, hingga tata ruang (planologi) yang berkarakter kuat,” jelas Prof. Bagus Muljadi.
Melalui sinergi pendidikan global ini, Pemerintah Provinsi Jawa Barat berharap dapat melahirkan generasi muda berkarakter luhur yang mampu mengadopsi kemajuan teknologi tanpa harus kehilangan identitas akar kebudayaannya.
sumber: https://www.youtube.com/watch?v=l5OI7IsXkQI



