Perkuat Akses Majalengka dan Indramayu, Pemprov Jabar Bangun Kembali Jembatan Monjot II
BANDUNG – Pemerintah Provinsi Jawa Barat tengah melaksanakan rehabilitasi Jembatan Monjot II yang berada di ruas Jalan Kadipaten–Pasar Balong, batas Kabupaten Majalengka dan Kabupaten Indramayu. Proyek dengan nilai kontrak Rp15.999.222.001 tersebut ditargetkan selesai dalam 246 hari kerja guna menghadirkan infrastruktur yang lebih aman, kuat, dan andal bagi masyarakat.
Jembatan Monjot II memiliki panjang 132 meter dan merupakan salah satu jalur penghubung strategis antara Kabupaten Majalengka dan Kabupaten Indramayu. Keberadaannya berperan penting dalam menunjang mobilitas masyarakat, memperlancar distribusi hasil pertanian, serta mendukung aktivitas perdagangan yang berlangsung setiap hari.
Melalui rehabilitasi ini, Pemerintah Provinsi Jawa Barat berupaya meningkatkan kualitas infrastruktur agar mampu memberikan layanan transportasi yang lebih baik sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi di kawasan tersebut.
Pelaksanaan rehabilitasi Jembatan Monjot II melibatkan 34 tenaga kerja yang setiap hari menjalankan berbagai tahapan pekerjaan di lapangan.
Para pekerja bertugas memastikan seluruh proses rehabilitasi berlangsung secara teliti dan sesuai dengan perencanaan sehingga jembatan dapat kembali memberikan rasa aman dan nyaman bagi seluruh pengguna jalan.
Pemerintah Provinsi Jawa Barat menilai keberhasilan proyek infrastruktur tidak hanya ditentukan oleh hasil akhir pembangunan, tetapi juga oleh dedikasi para tenaga kerja yang terlibat selama proses pelaksanaan.
Selama proses rehabilitasi berlangsung, masyarakat yang melintasi kawasan Jembatan Monjot II diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan.
Pengguna jalan diminta mematuhi rambu-rambu lalu lintas yang telah dipasang serta mengikuti arahan petugas di lapangan demi menjaga keselamatan dan kelancaran arus lalu lintas selama pekerjaan berlangsung.
Rehabilitasi Jembatan Monjot II menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Provinsi Jawa Barat dalam meningkatkan kualitas infrastruktur transportasi.
Diharapkan, setelah pekerjaan rampung, jembatan tersebut dapat memberikan akses yang lebih aman, memperkuat konektivitas antara Majalengka dan Indramayu, serta mendukung aktivitas ekonomi masyarakat secara berkelanjutan.
sumber: https://www.tiktok.com/@dedimulyadiofficial/video/7660836468243336455



