Terbaru! Posisi Kas Daerah Jawa Barat per 9 Juli 2026 Tembus Rp60,15 Miliar
BANDUNG – Pemerintah Provinsi Jawa Barat kembali mempublikasikan laporan posisi Rekening Kas Umum Daerah (RKUD) hingga Kamis, 9 Juli 2026 pukul 17.00 WIB. Berdasarkan laporan tersebut, realisasi penerimaan daerah mencapai Rp35.260.518.619, sementara realisasi pengeluaran tercatat sebesar Rp24.295.753.693.
Dengan realisasi penerimaan yang lebih besar dibandingkan pengeluaran pada hari tersebut, saldo kas Pemerintah Provinsi Jawa Barat meningkat menjadi Rp60.149.226.027 hingga Kamis sore.
Laporan harian RKUD ini dipublikasikan sebagai bentuk transparansi dan akuntabilitas Pemerintah Provinsi Jawa Barat dalam pengelolaan keuangan daerah.
Dari total penerimaan sebesar Rp35,26 miliar, sumber pendapatan terbesar masih berasal dari Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB).
Rincian realisasi penerimaan daerah meliputi:
* Pajak Kendaraan Bermotor (PKB): Rp21.178.406.200;
* Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB): Rp12.488.297.600;
* Pajak Air Permukaan: Rp340.847.000;
* Pajak Alat Berat: Rp4.902.000;
* Opsen Pajak Mineral Bukan Logam dan Batuan: Rp101.360.738;
* Retribusi Daerah: Rp124.264.350;
* Lain-lain Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang sah: Rp1.022.440.731.
PKB memberikan kontribusi terbesar dengan nilai Rp21,18 miliar, diikuti BBNKB sebesar Rp12,49 miliar.
Pada sisi belanja, Pemerintah Provinsi Jawa Barat merealisasikan pengeluaran sebesar Rp24.295.753.693.
Rincian pengeluaran terdiri atas:
* Belanja Pegawai: Rp9.539.721.131;
* Belanja Barang dan Jasa: Rp11.593.492.211;
* Belanja Modal: Rp2.288.333.341;
* Belanja Bantuan Keuangan kepada Pemerintah Desa: Rp874.650.000.
Belanja barang dan jasa menjadi komponen pengeluaran terbesar dengan nilai Rp11,59 miliar, disusul belanja pegawai sebesar Rp9,54 miliar, belanja modal sebesar Rp2,29 miliar, serta bantuan keuangan kepada pemerintah desa sebesar Rp874,65 juta.
Pemerintah Provinsi Jawa Barat secara rutin menyampaikan laporan posisi RKUD kepada masyarakat sebagai bentuk keterbukaan informasi dalam pengelolaan keuangan daerah.
Publikasi tersebut memuat perkembangan penerimaan, pengeluaran, dan saldo kas daerah yang menjadi dasar pembiayaan berbagai program pembangunan, pelayanan publik, serta penyelenggaraan pemerintahan di Jawa Barat.
Hingga Kamis, 9 Juli 2026 pukul 17.00 WIB, saldo kas RKUD Provinsi Jawa Barat tercatat sebesar Rp60.149.226.027. Pemerintah Provinsi Jawa Barat juga mengajak masyarakat untuk terus mengikuti pembaruan laporan posisi kas daerah yang disampaikan secara berkala.
sumber: https://www.tiktok.com/@dedimulyadiofficial/video/7660528382026812679



