Saldo Kas Pemprov Jabar Tembus Rp54,87 Miliar per 26 Juni 2026
BANDUNG – Pemerintah Provinsi Jawa Barat kembali mempublikasikan laporan posisi Rekening Kas Umum Daerah (RKUD) hingga Jumat, 26 Juni 2026 pukul 17.00 WIB. Berdasarkan laporan tersebut, realisasi penerimaan daerah mencapai Rp29.765.049.790, sedangkan total pengeluaran tercatat sebesar Rp34.600.427.106.
Dengan realisasi penerimaan dan pengeluaran tersebut, posisi saldo kas Pemerintah Provinsi Jawa Barat hingga Jumat sore berada di angka Rp54.872.790.127.
“Realisasi penerimaan untuk hari Jumat, 26 Juni 2026 sampai dengan pukul 17.00 WIB adalah sebesar Rp29.765.049.790,” demikian disampaikan dalam laporan posisi saldo kas RKUD Provinsi Jawa Barat.
Dari total penerimaan daerah, sektor pajak kendaraan bermotor dan bea balik nama kendaraan bermotor masih menjadi penyumbang terbesar.
Rincian penerimaan daerah meliputi:
* Pajak Kendaraan Bermotor (PKB): Rp15.362.370.200;
* Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB): Rp13.301.459.600;
* Pajak Air Permukaan: Rp164.422.200;
* Pajak Alat Berat: Rp3.546.400;
* Opsen Pajak Mineral Bukan Logam dan Batuan: Rp27.646.016;
* Retribusi Daerah: Rp143.130.400;
* Lain-lain Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang sah: Rp762.474.974.
Kontribusi PKB mencapai lebih dari Rp15,36 miliar, sedangkan BBNKB menyumbang Rp13,30 miliar. Kedua jenis pajak tersebut menjadi sumber utama pendapatan daerah pada hari itu.
Sementara itu, total pengeluaran Pemerintah Provinsi Jawa Barat mencapai Rp34.600.427.106 yang dialokasikan untuk berbagai kebutuhan penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan.
Rincian pengeluaran terdiri atas:
* Belanja Pegawai: Rp5.801.662.971;
* Belanja Barang dan Jasa: Rp12.326.670.790;
* Belanja Modal: Rp13.714.973.345;
* Belanja Tidak Terduga: Rp1.500.000.000;
* Belanja Bantuan Keuangan kepada Pemerintah Desa: Rp1.257.120.000.
Belanja modal menjadi komponen pengeluaran terbesar dengan nilai Rp13,71 miliar, diikuti belanja barang dan jasa sebesar Rp12,33 miliar.
Pemerintah Provinsi Jawa Barat secara rutin menyampaikan laporan posisi RKUD sebagai bagian dari komitmen menjaga transparansi dan akuntabilitas pengelolaan keuangan daerah.
Melalui publikasi ini, masyarakat dapat memantau perkembangan pendapatan, pengeluaran, serta posisi kas daerah yang menjadi sumber pembiayaan berbagai program pembangunan dan pelayanan publik di Jawa Barat.
Hingga Jumat, 26 Juni 2026 pukul 17.00 WIB, saldo kas RKUD Provinsi Jawa Barat tercatat sebesar Rp54.872.790.127.
sumber: https://www.tiktok.com/@dedimulyadiofficial/video/7655705203739577608



