NAIK VESPA KDM SUSURI JALAN SUMEDANG – MAJALENGKA – CIAMIS | INI RAGAM MASALAH YANG DITUNTASKAN
Dalam upaya memastikan kualitas infrastruktur jalan provinsi tetap prima, Kang Dedi Mulyadi (KDM) melakukan pemantauan langsung terhadap kondisi jalan yang menghubungkan wilayah Sumedang, Majalengka, hingga Ciamis. Perjalanan ini bertujuan untuk mengidentifikasi hambatan di lapangan, mulai dari pemeliharaan jalan hingga perlindungan alam di sepanjang jalur tersebut.
Dalam kunjungannya, KDM memberikan apresiasi sekaligus evaluasi kepada petugas lapangan Dinas Pekerjaan Umum (PU). Ia menekankan pentingnya menjaga kebersihan bahu jalan dari sampah dan rumput liar agar fungsi jalan tidak hanya sebagai jalur transportasi, tetapi juga memiliki nilai estetika dan keberkahan bagi para pekerja serta pengguna jalan.
Berikut adalah poin-poin penting yang ditekankan dalam kegiatan tersebut:
1. Perlindungan Pohon Pelindung Jalan: KDM menemukan banyaknya spanduk dan baliho usaha milik warga yang dipaku pada pohon pelindung di pinggir jalan. Ia menegaskan larangan keras memaku pohon karena dapat merusak kesehatan pohon yang berfungsi sebagai penahan longsor dan peneduh. Warga diminta mencabut paku dan menggantinya dengan tiang mandiri.
2. Penertiban Lahan Penahan Longsor: Ditemukan adanya penebangan pohon mahoni secara ilegal oleh oknum warga di area rawan longsor. KDM memerintahkan pihak berwenang, termasuk Sekretaris Daerah setempat, untuk menelusuri pelaku penebangan tersebut. Ia menegaskan bahwa pohon di pinggir jalan provinsi adalah aset negara yang melindungi keselamatan publik.
3. Evaluasi Bangunan di Sempadan Sungai: KDM menyoroti adanya aktivitas usaha yang menggunakan badan sungai dan area dekat jembatan, seperti pabrik tahu yang dapurnya menjorok ke arah aliran air. Hal ini dinilai membahayakan struktur jembatan yang bernilai mahal dan meningkatkan risiko longsor.
4. Edukasi Kepatuhan Lalu Lintas: Di sela pemantauan, KDM juga melakukan edukasi kepada pengguna jalan yang melanggar aturan, seperti tidak menggunakan helm dan menggunakan knalpot bising yang mengganggu kenyamanan masyarakat.
5. Rencana Relokasi Jalan Rawan Longsor: Terkait area yang sering mengalami longsor di jalur Sumedang, KDM mengusulkan solusi jangka panjang berupa pembangunan jalan lingkar (relokasi jalur) daripada terus-menerus memperbaiki jalan yang sama.
Langkah ini dinilai lebih efisien secara anggaran dan lebih menjamin keselamatan pengguna jalan.
Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat untuk bersama-sama menjaga fasilitas publik. KDM mengajak seluruh elemen masyarakat dan pemerintah daerah untuk memiliki rasa tanggung jawab.
sumber: https://www.youtube.com/watch?v=GA2jkNE2-pE



