TANGIS PENYESALAN 9 SISWA SAAT SUNGKEM SAMA BU GURU ATUN

PURWAKARTA – Sebuah momen emosional terjadi saat sembilan siswa menyampaikan permohonan maaf secara langsung kepada guru mereka, Ibu Atun. Suasana penuh tangis penyesalan menyelimuti pertemuan tersebut, di mana para siswa melakukan tradisi sungkem sebagai bentuk penyesalan atas kekhilafan yang telah dilakukan.

Ibu Atun, yang dikenal sebagai sosok pendidik yang sangat menyayangi murid-muridnya, menyambut permohonan maaf tersebut dengan tangan terbuka dan linangan air mata. Meskipun merasa kaget dengan tindakan para siswanya yang sempat viral, ia menegaskan bahwa dirinya telah memaafkan mereka bahkan sebelum mereka datang meminta maaf.

“Tidak mudah menjadi orang baik karena banyak tantangan, tapi tidak sulit untuk berbuat baik kalau ada niat,” ujar Ibu Atun saat memberikan nasihat kepada para siswanya. Ia menekankan pentingnya adab dalam menuntut ilmu dan menghormati guru sebagai kunci keberkahan hidup.

Dalam kesempatan tersebut, Kang Dedi Mulyadi turut hadir menyaksikan proses mediasi dan memberikan dukungan moral. Beliau memberikan apresiasi atas dedikasi Ibu Atun sebagai pendidik yang tidak hanya mengajar secara akademis, tetapi juga membina mental dan akhlak siswa. Sebagai bentuk penghargaan, Kang Dedi Mulyadi memberikan bantuan dana sebesar Rp25 juta yang kemudian diniatkan oleh Ibu Atun untuk disumbangkan kembali kepada yayasan yatim piatu yang ia kelola.

Momen ini menjadi pembelajaran berharga bagi para siswa mengenai pentingnya integritas, kejujuran, dan rasa hormat kepada pendidik. Ibu Atun berharap kejadian ini menjadi titik balik bagi para siswanya untuk berubah menjadi pribadi yang lebih baik dan sukses di masa depan.

Acara ditutup dengan doa bersama untuk kebaikan para siswa agar mereka tumbuh menjadi generasi yang berakhlak mulia dan membanggakan orang tua serta guru mereka.

sumber: https://www.youtube.com/watch?v=mIhQNf9-3Hs