Hadirkan Rumah Murah Cicilan Rp 170 Ribu, KDM: Lebih Baik Uang Pesta Nikah untuk DP Hunian

PURWAKARTA – Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi (KDM) melakukan peninjauan langsung ke kawasan perumahan “Hunian Warisan Bangsa” yang terletak di Desa Karangmukti, Kecamatan Bungursari, Kabupaten Purwakarta. Proyek hunian ini menawarkan solusi rumah murah bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) dengan skema cicilan yang sangat terjangkau.

KDM menegaskan bahwa ketersediaan hunian layak adalah pondasi utama kesejahteraan keluarga. Dalam kunjungannya, ia didampingi oleh pengembang perumahan untuk melihat berbagai tipe rumah yang disediakan bagi masyarakat.

Cicilan Ringan Mulai dari Ratusan Ribu Rupiah

Salah satu daya tarik utama dari hunian ini adalah tipe rumah seharga Rp 98 juta. KDM menjelaskan bahwa untuk 15 bulan pertama, konsumen cukup membayar cicilan sebesar Rp 170.000 per bulan. Setelah masa promo tersebut, cicilan akan menyesuaikan menjadi sekitar Rp 560.000 per bulan dengan tenor hingga 20 tahun.

“Daripada mengontrak, ini jauh lebih bagus. Bayangkan, cicilan Rp 170.000 itu nilainya mungkin sama dengan beli beberapa porsi bakso dalam sebulan. Ini investasi jangka panjang yang nyata,” ujar KDM saat meninjau unit contoh.

Selain tipe Rp 98 juta, pengembang juga menyediakan unit dengan harga Rp 115 juta hingga Rp 270 juta untuk tipe yang lebih luas dengan tiga kamar tidur. Tercatat sejak Januari hingga Maret, sebanyak 1.500 unit telah laku terjual, menunjukkan tingginya antusiasme masyarakat.

Ubah Pola Konsumsi: Prioritas Rumah Ketimbang Pesta

Dalam arahannya di depan warga dan calon penghuni, KDM kembali menekankan pentingnya mengubah pola pikir dalam membelanjakan uang, terutama bagi pasangan muda yang baru akan menikah. Ia menyarankan agar biaya pesta pernikahan yang besar dialihkan untuk uang muka (down payment) rumah.

“Saya akan mengeluarkan surat edaran, bagi mereka yang kemampuan keuangannya terbatas, tidak usah pesta mewah. Cukup nikah di KUA, lalu uangnya dipakai untuk akad kredit rumah. Jadi raja semalam itu percuma kalau besoknya harus sengsara karena tidak punya tempat tinggal,” tegasnya.

Fasilitas Pendukung dan Pemberdayaan UMKM

KDM juga meninjau fasilitas pendukung di kawasan perumahan, termasuk “Toko Mama”, sebuah toko diskon yang menyediakan kebutuhan pokok dengan harga di bawah pasar. Keberadaan toko ini diharapkan membantu penghuni dan warga sekitar Karangmukti untuk mendapatkan akses pangan murah.

“Toko ini menjual barang lebih murah dari tempat lain. Misalnya terigu yang biasanya Rp 10.500, di sini hanya Rp 8.500. Ini sangat membantu pedagang kecil seperti penjual bala-bala untuk menekan modal usaha mereka,” kata KDM setelah berdialog dengan pedagang setempat.

KDM menutup kunjungannya dengan berpesan agar warga yang sudah mendapatkan rumah dapat menjaga kebersihan dan kerukunan lingkungan. Ia menjamin bahwa pengembang hunian ini terpercaya, mengingat banyak warga di Purwakarta yang sebelumnya sempat menjadi korban penipuan pengembang perumahan fiktif.

sumber: https://www.youtube.com/watch?v=OBg2sdtFY7A