SAAT TUKANG PARKIR BERUBAH JADI TUKANG SAPU | INI TUGAS PERTAMA YANG DIBERIKAN
Dalam sebuah langkah nyata penataan lingkungan dan pemberdayaan masyarakat, telah dilakukan inisiatif untuk mengubah peran masyarakat marginal, khususnya juru parkir liar, menjadi tenaga produktif di bidang kebersihan. Inisiatif ini bertujuan untuk menciptakan tata kota yang lebih bersih sekaligus memberikan kepastian penghasilan bagi warga.
Seorang warga yang sebelumnya bekerja sebagai juru parkir kini resmi direkrut menjadi penanggung jawab kebersihan. Langkah ini diambil untuk meminimalisir aktivitas parkir liar yang kerap memicu kemacetan, sekaligus memberikan jaminan pekerjaan yang lebih stabil bagi warga sekitar.
Dalam tinjauan lapangan, ditekankan pentingnya efisiensi alat angkut. Penggunaan mobil besar dinilai kurang efektif untuk operasional jarak pendek di wilayah pemukiman, sehingga disarankan penggunaan kendaraan yang lebih tepat guna dengan sistem kerja sama pihak ketiga untuk pemeliharaan dan operasional.
Ditemukan permasalahan serius pada saluran air (drainase) yang tersumbat oleh tumpukan sampah plastik dan kabel-kabel yang tidak tertata. Hal ini diidentifikasi sebagai penyebab utama genangan air dan banjir. Instruksi langsung diberikan untuk melakukan pembersihan total serta pembongkaran pagar atau penghalang yang menyulitkan akses petugas kebersihan.
Kegiatan ini melibatkan tokoh masyarakat, pengurus RW, dan petugas kewilayahan untuk bersama-sama menjaga kebersihan lingkungan. Komitmen bersama diperlukan agar wilayah yang telah dibersihkan tidak kembali kumuh, selaras dengan visi mewujudkan lingkungan yang asri.
sumber: https://www.youtube.com/watch?v=KMpRWJnsmKI



