Pemprov Jabar Rilis RKUD 15 April 2026: Pendapatan Rp351,1 Miliar, Saldo Capai Rp237,5 Miliar

Pemerintah Provinsi Jawa Barat kembali merilis pembaruan posisi saldo Kas Rekening Umum Daerah (RKUD) pada Rabu, 15 April 2026 hingga pukul 17.00 WIB. Penyampaian laporan kali ini dilakukan dari RSUD Welas Asih, seiring dengan peninjauan pembangunan fasilitas kesehatan.

Dalam kesempatan tersebut, pemerintah meninjau progres pembangunan gedung kedokteran nuklir sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas layanan kesehatan yang lebih modern dan terintegrasi di rumah sakit milik provinsi tersebut.

Berdasarkan laporan, realisasi penerimaan daerah mencapai Rp351.129.897.894. Penerimaan terbesar berasal dari pajak bahan bakar kendaraan bermotor sebesar Rp315.233.398.109.

Selain itu, pajak kendaraan bermotor menyumbang Rp18.010.185.100 dan bea balik nama kendaraan bermotor sebesar Rp15.571.593.500. Penerimaan lainnya meliputi pajak air permukaan sebesar Rp377.164.500 dan pajak alat berat sebesar Rp9.658.000.

Adapun opsen pajak mineral bukan logam dan batuan tercatat sebesar Rp10.733.802, serta retribusi daerah sebesar Rp113.793.100.

Di sisi pengeluaran, total belanja daerah mencapai Rp211.034.940.428. Rinciannya terdiri dari belanja pegawai sebesar Rp4.146.636.892, belanja barang dan jasa sebesar Rp12.263.638.636, serta belanja bagi hasil sebesar Rp194.624.664.900.

Dengan realisasi tersebut, saldo kas RKUD Provinsi Jawa Barat hingga saat ini tercatat sebesar Rp237.501.223.139.

Pemerintah Provinsi Jawa Barat menegaskan bahwa pembangunan fasilitas kesehatan, termasuk gedung kedokteran nuklir di RSUD Welas Asih, merupakan bagian dari komitmen menghadirkan layanan kesehatan yang lebih baik bagi masyarakat.

Selain itu, pengelolaan anggaran yang transparan dan tepat sasaran diharapkan dapat memberikan manfaat langsung, tidak hanya pada sektor kesehatan, tetapi juga pembangunan infrastruktur lainnya.

Pemerintah juga menyampaikan apresiasi kepada masyarakat yang telah berkontribusi melalui pembayaran pajak, yang menjadi sumber utama pembiayaan pembangunan di Jawa Barat.

sumber: https://www.tiktok.com/@dedimulyadiofficial/video/7628986420979387655