AWALNYA DIALOG LISTRIK | UJUNGNYA DISERBU BOCAH
Pemerintah Provinsi Jawa Barat terus merealisasikan penataan dan peningkatan infrastruktur kawasan strategis untuk menunjang keselamatan, konektivitas masyarakat, serta konektivitas daya saing investasi daerah.
Di wilayah Kabupaten Tasikmalaya dan Ciamis, pekerjaan penataan jalan dan Jembatan Cirahong tengah difokuskan pada pelebaran jalan dari lebar awal 4 meter menjadi 6 meter dengan konstruksi beton. Langkah penataan sepanjang 2,9 kilometer ini bertujuan meningkatkan kapasitas jalan, memastikan keselamatan perjalanan, serta mendukung kawasan bersejarah Jembatan Cirahong sebagai salah satu destinasi wisata unggulan.
Poin Utama Pembangunan & Efisiensi Energi Regional:
1. Pelebaran & Penataan Akses Jembatan Cirahong:
– Spesifikasi: Konstruksi pelebaran jalan sepanjang 2,9 km menggunakan struktur beton.
– Nilai Proyek: Anggaran sebesar Rp19,9 miliar yang menyerap puluhan tenaga kerja lokal serta didukung armada alat berat komprehensif.
– Tujuan: Mengoptimalkan konektivitas Tasikmalaya–Ciamis serta penataan keselamatan lalu lintas kawasan wisata Jembatan Cirahong.
2. Penguatan Gardu Induk & Distribusi Listrik Industri:
– Garda Energi & Data Center: Pembangunan Gardu Induk (GI) berkapasitas 60 MVA disiapkan untuk menyuplai kawasan industri, fasilitas data center, serta memperkuat sistem interkoneksi ketenagalistrikan wilayah Karawang, Cirata, hingga Padalarang.
– Gagasan Efisiensi Energi berbasis Local Energy: Dedi Mulyadi mendorong skema distribusi listrik lokal (pemanfaatan sumber energi terdekat seperti PLTA/PLTS sekitar Jati Luhur, Cirata, dan Geothermal) guna memangkas biaya transmisi yang panjang, menekan harga energi, serta mencegah potensi pemadaman secara serentak.
3. Dukungan APBD Untuk Infrastruktur Listrik Kawasan Industri:
– Pemprov Jabar mendorong wacana kerja sama dan investasi langsung APBD pada infrastruktur ketenagalistrikan PLN di kawasan industri strategis.
– Langkah ini ditujukan untuk memangkas beban biaya awal investor (seperti penarikan kabel dan pembangunan gardu) sehingga biaya investasi daerah menjadi lebih kompetitif dibanding negara pesaing.
4. Listrik Komunal / Desa Energi:
– Mendorong pemanfaatan skala mikrohidro dan energi terbarukan lokal untuk melayani kebutuhan masyarakat sekitar sumber energi secara langsung, guna mewujudkan efisiensi anggaran daerah dan kesejahteraan warga desa.
Melalui penataan jalan strategis dan integrasi distribusi energi terbarukan yang efisien, Pemerintah Provinsi Jawa Barat berkomitmen menciptakan iklim investasi berdaya saing tinggi serta mendorong kesejahteraan masyarakat secara merata.
sumber: https://www.youtube.com/watch?v=abpPOHjyXyg


