Rekonstruksi Jalan Batas Majalengka–Indramayu hingga Jatibarang Rampung 100 Persen, Warga Kini Lebih Nyaman
INDRAMAYU – Pemerintah Provinsi Jawa Barat menuntaskan rekonstruksi ruas Jalan Batas Majalengka–Indramayu hingga Jatibarang, salah satu jalur penghubung penting yang selama ini menopang mobilitas masyarakat, aktivitas ekonomi, dan distribusi logistik di Kabupaten Indramayu.
Pekerjaan rekonstruksi dilakukan pada ruas jalan sepanjang 1 kilometer dengan nilai kontrak sebesar Rp8.440.449.761. Hingga saat ini, progres pembangunan telah mencapai 100 persen dan jalan siap dimanfaatkan masyarakat.
Sebelum dilakukan rekonstruksi, kondisi jalan di ruas tersebut mengharuskan pengendara lebih berhati-hati karena kerusakan di sejumlah titik. Kondisi itu berdampak pada kelancaran perjalanan serta efisiensi mobilitas warga.
“Sebagai salah satu jalur penghubung penting di Kabupaten Indramayu, ruas Jalan Batas Majalengka–Indramayu hingga Jatibarang menjadi akses yang setiap hari mendukung mobilitas masyarakat, aktivitas ekonomi hingga distribusi logistik antarwilayah,” demikian disampaikan dalam informasi pembangunan yang dipublikasikan Pemerintah Provinsi Jawa Barat.
Rekonstruksi Tuntas 100 Persen
Pemerintah Provinsi Jawa Barat menyebutkan pekerjaan rekonstruksi telah selesai seluruhnya.
Penanganan dilakukan sepanjang 1 kilometer dengan nilai kontrak Rp8,44 miliar sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas infrastruktur jalan di wilayah tersebut.
“Hari ini perubahan itu telah nyata. Pemerintah Provinsi Jawa Barat telah menuntaskan pekerjaan rekonstruksi jalan di ruas tersebut. Penanganan dilakukan sepanjang 1 kilometer dengan nilai kontrak Rp8.440.449.761 dan kini pekerjaan telah mencapai 100 persen selesai,” demikian keterangan yang disampaikan.
Libatkan 47 Tenaga Kerja
Pelaksanaan proyek melibatkan 47 tenaga kerja yang terdiri atas unsur konsultan, direksi pekerjaan, serta para pekerja lapangan.
Mereka bertugas memastikan setiap tahapan pembangunan berjalan sesuai perencanaan hingga proyek selesai tepat sasaran.
Dengan selesainya rekonstruksi, masyarakat kini dapat menikmati kondisi jalan yang lebih baik sehingga perjalanan menjadi lebih aman, waktu tempuh lebih efisien, serta konektivitas antarwilayah semakin kuat.
Peningkatan kualitas jalan tersebut diharapkan turut memperlancar distribusi barang dan jasa serta mendukung pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Indramayu dan wilayah sekitarnya.
Infrastruktur untuk Meningkatkan Kesejahteraan
Pemerintah Provinsi Jawa Barat menegaskan bahwa pembangunan jalan tidak hanya bertujuan memperbaiki kondisi fisik infrastruktur, tetapi juga membuka akses yang lebih luas bagi masyarakat.
“Pembangunan jalan bukan sekadar menghadirkan hamparan aspal baru. Ia adalah tentang membuka akses, menghubungkan harapan, dan memastikan setiap langkah pembangunan dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” demikian disampaikan dalam keterangan tersebut.
Salah seorang warga turut menyampaikan apresiasinya atas selesainya pembangunan jalan tersebut.
“Terima kasih, jalannya sudah bagus,” ujar warga.
Pemerintah Provinsi Jawa Barat menyatakan akan terus menghadirkan pembangunan infrastruktur yang berkualitas sebagai bagian dari upaya meningkatkan pelayanan publik, memperkuat konektivitas antarwilayah, dan mendukung pertumbuhan ekonomi daerah untuk masa depan.
sumber: https://www.tiktok.com/@dedimulyadiofficial/video/7657468850006461703



