Saldo Kas Pemprov Jabar Capai Rp62,3 Miliar, Penerimaan Daerah Tembus Rp34,75 Miliar pada 29 Juni 2026
BANDUNG – Pemerintah Provinsi Jawa Barat kembali merilis laporan posisi Rekening Kas Umum Daerah (RKUD) hingga Senin, 29 Juni 2026 pukul 17.00 WIB. Berdasarkan laporan tersebut, realisasi penerimaan daerah mencapai Rp34.759.689.366, sedangkan pengeluaran tercatat sebesar Rp37.544.242.264.
Dengan realisasi penerimaan dan pengeluaran tersebut, posisi saldo kas Pemerintah Provinsi Jawa Barat hingga Senin sore tercatat sebesar Rp62.325.829.010.
“Realisasi penerimaan untuk hari Senin, 29 Juni 2026 sampai dengan pukul 17.00 WIB adalah sebesar Rp34.759.689.366,” demikian disampaikan dalam laporan posisi saldo kas RKUD Provinsi Jawa Barat.
Dari total penerimaan daerah, sektor pajak kendaraan bermotor dan bea balik nama kendaraan bermotor masih menjadi kontributor terbesar.
Rincian penerimaan daerah meliputi:
* Pajak Kendaraan Bermotor (PKB): Rp19.065.086.500;
* Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB): Rp14.665.275.800;
* Pajak Bahan Bakar Kendaraan Bermotor (PBBKB): Rp18.563.106;
* Pajak Air Permukaan: Rp32.135.100;
* Pajak Alat Berat: Rp8.580.000;
* Opsen Pajak Mineral Bukan Logam dan Batuan: Rp41.029.013;
* Retribusi Daerah: Rp138.402.431;
* Lain-lain Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang sah: Rp790.617.416.
Kontribusi PKB mencapai lebih dari Rp19,06 miliar, sedangkan BBNKB menyumbang Rp14,66 miliar. Kedua jenis pajak tersebut menjadi sumber utama pendapatan daerah pada hari itu.
Sementara itu, total pengeluaran Pemerintah Provinsi Jawa Barat pada hari yang sama mencapai Rp37.544.242.264.
Rincian pengeluaran terdiri atas:
* Belanja Pegawai: Rp898.781.581;
* Belanja Barang dan Jasa: Rp6.967.062.628;
* Belanja Modal: Rp23.005.792.035;
* Belanja Tidak Terduga: Rp6.672.606.020.
Belanja modal menjadi komponen pengeluaran terbesar dengan nilai Rp23 miliar, disusul belanja barang dan jasa sebesar Rp6,97 miliar serta belanja tidak terduga sebesar Rp6,67 miliar.
Publikasi laporan posisi RKUD dilakukan secara rutin sebagai bagian dari komitmen Pemerintah Provinsi Jawa Barat dalam menjaga transparansi dan akuntabilitas pengelolaan keuangan daerah.
Melalui laporan ini, masyarakat dapat memantau perkembangan pendapatan, belanja, dan posisi kas daerah yang menjadi dasar pembiayaan berbagai program pembangunan serta pelayanan publik di Jawa Barat.
Hingga Senin, 29 Juni 2026 pukul 17.00 WIB, posisi saldo kas RKUD Provinsi Jawa Barat tercatat sebesar Rp62.325.829.010.
sumber: https://www.tiktok.com/@dedimulyadiofficial/video/7656807783236668680



