KDM AJAK AISYIYAH TANGANI ANAK-ANAK YANG BERMASALAH
GARUT – Gubernur Jawa Barat, Kang Dedi Mulyadi (KDM), mengajak ‘Aisyiyah, untuk memperluas peran dakwah secara nyata dengan berfokus pada penanganan langsung anak-anak yang menghadapi masalah sosial dan psikologis di lingkungan masyarakat.
Dalam sambutannya di hadapan pimpinan dan kader ‘Aisyiyah di Kabupaten Garut, Kang Dedi Mulyadi menekankan bahwa esensi gerakan dakwah bukan sekadar berada di mimbar, melainkan langkah konkret untuk menghilangkan kebutaan, baik buta aksara maupun buta hati. Ia mendorong kader ‘Aisyiyah untuk turun langsung mendampingi anak-anak dari keluarga yang mengalami broken home serta anak-anak pekerja migran yang kekurangan kasih sayang guna mencegah terjerumusnya mereka ke dalam kenakalan remaja.
“Saya mengajak ‘Aisyiyah untuk menjadi ibu angkat bagi anak-anak yang membutuhkan sentuhan kasih sayang. Kita harus merangkul dan membawa mereka ke arah yang lebih baik,” ujar Dedi Mulyadi.
Sebagai tindak lanjut dari ajakan kolaborasi ini, Gubernur meminta agar segera disusun Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) antara ‘Aisyiyah dengan Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat. Kerjasama ini nantinya akan difokuskan untuk membantu anak-anak yang mengalami kendala psikologi sosial dan lingkungan.
Selain persoalan sosial anak, Kang Dedi Mulyadi juga menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi Jawa Barat dalam menjamin hak pendidikan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu. Guna mengatasi keterbatasan daya tampung sekolah negeri, Pemprov Jawa Barat menyiapkan skema beasiswa agar puluhan ribu anak yang berpotensi tidak lolos seleksi sekolah negeri tetap dapat melanjutkan sekolah di berbagai lembaga pendidikan swasta, termasuk sekolah-sekolah di bawah naungan Muhammadiyah.
Di akhir penyampaiannya, Kang Dedi Mulyadi turut memberikan apresiasi berupa bantuan dana operasional senilai Rp25 juta secara pribadi untuk mendukung kegiatan ‘Aisyiyah serta kelompok kesenian angklung setempat. Ia berharap momentum ini dapat melahirkan semangat baru bagi seluruh kader untuk terus berkontribusi dalam mewujudkan masyarakat Jawa Barat yang tertata, religius secara substansial, dan sejahtera.
sumber: https://www.youtube.com/watch?v=toJkGLH2AOY



