Laporan RKUD Jabar 18 Juni 2026: Pendapatan Naik, Saldo Kas Sentuh Rp231 Miliar
BANDUNG – Pemerintah Provinsi Jawa Barat melaporkan posisi saldo kas Rekening Kas Umum Daerah (RKUD) hingga Kamis, 18 Juni 2026 pukul 17.00 WIB. Berdasarkan laporan tersebut, saldo kas daerah tercatat mencapai Rp231.469.520.795.
Pada hari yang sama, realisasi penerimaan daerah mencapai Rp35.731.012.113, sementara total pengeluaran tercatat sebesar Rp21.003.840.615.
“Realisasi penerimaan untuk hari Kamis tanggal 18 Juni 2026 sampai dengan pukul 17.00 WIB adalah sebesar Rp35.731.012.113,” demikian disampaikan dalam laporan posisi saldo kas RKUD Provinsi Jawa Barat.
PKB dan BBNKB Jadi Penyumbang Terbesar
Penerimaan daerah masih didominasi oleh sektor pajak kendaraan bermotor dan bea balik nama kendaraan bermotor.
Rincian penerimaan daerah terdiri dari:
* Pajak Kendaraan Bermotor (PKB): Rp19.507.871.100;
* Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB): Rp14.033.826.200;
* Pajak Air Permukaan: Rp857.417.000;
* Pajak Alat Berat: Rp13.478.000;
* Opsen Pajak Mineral Bukan Logam dan Batuan: Rp5.609.673;
* Retribusi Daerah: Rp270.726.400;
* Lain-lain Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang sah: Rp1.042.083.740.
Dari total penerimaan tersebut, kontribusi terbesar berasal dari PKB yang mencapai Rp19,5 miliar, disusul BBNKB sebesar Rp14 miliar.
Pengeluaran Daerah Capai Rp21 Miliar
Sementara itu, total pengeluaran Pemerintah Provinsi Jawa Barat pada periode yang sama mencapai Rp21.003.840.615.
Pengeluaran tersebut digunakan untuk sejumlah kebutuhan belanja daerah dengan rincian sebagai berikut:
* Belanja Pegawai: Rp596.388.394;
* Belanja Barang dan Jasa: Rp9.210.269.684;
* Belanja Modal: Rp10.743.432.537;
* Belanja Bantuan Keuangan kepada Pemerintah Desa: Rp453.750.000.
Belanja modal menjadi komponen pengeluaran terbesar dengan nilai mencapai Rp10,74 miliar, diikuti belanja barang dan jasa sebesar Rp9,21 miliar.
Saldo Kas Daerah Mencapai Rp231,4 Miliar
Berdasarkan realisasi penerimaan dan pengeluaran tersebut, posisi saldo kas RKUD Provinsi Jawa Barat hingga Kamis sore tercatat sebesar Rp231.469.520.795.
Laporan posisi saldo kas daerah ini merupakan bagian dari upaya Pemerintah Provinsi Jawa Barat dalam menjaga transparansi dan akuntabilitas pengelolaan keuangan daerah. Informasi tersebut memberikan gambaran mengenai kondisi keuangan daerah, baik dari sisi pendapatan maupun penggunaan anggaran untuk mendukung pelaksanaan program pembangunan dan pelayanan publik bagi masyarakat Jawa Barat.
sumber: https://www.tiktok.com/@dedimulyadiofficial/video/7652733565498952968



