MASSA BERKERUMUN | LAPAK MULAI DIBONGKAR – KDM NAIK EKSKAVATOR
BANDUNG – Langkah nyata penataan kota yang humanis kembali ditunjukkan oleh Kang Dedi Mulyadi (KDM). Bersama tim Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Provinsi Jawa Barat dan Dinas Pekerjaan Umum (PU), KDM memimpin langsung jalannya pembongkaran serta pembersihan lapak Pedagang Kaki Lima (PKL) yang berada di kawasan Pasar Cicadas, Kota Bandung. Guna memastikan proses berjalan cepat dan lancar, KDM bahkan ikut naik ke atas alat berat ekskavator untuk mengawal pembongkaran kios-kios yang selama ini dinilai membuat kawasan tersebut menjadi kumuh dan tidak tertata.
Penataan ini dilakukan melalui pendekatan dialogis dan tanpa kekerasan. Sebelum alat berat merubuhkan lapak-lapak yang kosong serta lapak yang pemiliknya telah sepakat untuk dibongkar, KDM terlebih dahulu menggelar diskusi santai dengan koordinator PKL Cicadas, Amang Herman, serta sejumlah pedagang setempat. Melalui diskusi tersebut, tercapai kesepahaman bersama mengenai pentingnya mengembalikan fungsi fasilitas umum demi kenyamanan masyarakat luas.
Menyadari dampak penataan terhadap mata pencaharian warga, KDM menegaskan bahwa dirinya tidak hanya menegakkan aturan, tetapi juga membawa solusi konkret bagi urusan isi perut warga. Melalui kebijakan alternatif, para pedagang yang kehilangan lapak diberikan kesempatan untuk beralih profesi menjadi tenaga kebersihan di wilayah jalan provinsi. Solusi ini disambut baik oleh para pedagang karena memberikan jaminan penghasilan harian yang pasti dan dinilai lebih besar dibanding hasil berdagang di tengah kondisi pasar yang kian sepi.
Tidak hanya menawarkan solusi pekerjaan sebagai tenaga kebersihan, KDM juga menunjukkan kepedulian personal kepada keluarga pedagang. Salah satunya dengan memberikan bantuan fasilitas untuk proses keberangkatan anak dari seorang pedagang lotek setempat yang berencana bekerja ke Jepang. Selain itu, sebagai bentuk dukungan langsung terhadap perekonomian lokal, KDM menyempatkan diri memborong dagangan toko kacamata di sekitar area penataan untuk dibagikan kepada petugas keamanan, jajaran kewilayahan, serta masyarakat yang ada di lokasi.
Proses penataan yang dihadiri oleh kerumunan massa ini berjalan dengan kondusif. Melalui skenario penataan ini, KDM berharap estetika Kota Bandung dan wilayah Jawa Barat dapat meningkat secara signifikan tanpa harus mengorbankan kesejahteraan masyarakat kecil, sehingga tercipta harmonisasi antara penegakan regulasi dan kepedulian sosial terhadap rakyat.
sumber: https://www.youtube.com/watch?v=7o3WyMaYEJc



