INI YANG DIINGINKAN KDM SAAT MAMPIR LEWATI JEMBATAN CIRAHONG
Kang Dedi Mulyadi (KDM), melakukan kunjungan ke kawasan Jembatan Cirahong, sebuah infrastruktur ikonik yang menghubungkan Kabupaten Ciamis dan Kabupaten Tasikmalaya. Dalam kunjungan tersebut, KDM menyoroti pentingnya manajemen kawasan yang berkelanjutan agar potensi wisata sejarah ini tidak hanya bersifat musiman atau sekadar viral sesaat.
Kang Dedi Mulyadi menekankan bahwa keindahan Jembatan Cirahong harus didukung oleh penataan lingkungan yang rapi dan bersih. Ia mengingatkan bahwa keramaian yang dipicu oleh media sosial seringkali bersifat sementara jika tidak dibarengi dengan pengelolaan yang serius. Menurutnya, aspek kebersihan, penataan pedagang, dan ketersediaan fasilitas pendukung seperti lampu penerangan serta tempat sampah adalah kunci utama untuk menjaga kenyamanan pengunjung.
Dalam dialognya dengan pemerintah daerah setempat, KDM mendorong adanya langkah konkret berupa kerja sama atau Memorandum of Understanding (MoU) dengan pihak PT KAI selaku pemilik aset lahan. Langkah ini dinilai perlu agar penataan kawasan, mulai dari gerbang masuk hingga area pedagang, memiliki payung hukum yang jelas dan dapat dikembangkan melalui konsep landscaping yang lebih modern namun tetap ikonik.
“Wisata akan memberikan nilai ekonomi tinggi jika mampu mendatangkan uang dari luar daerah. Jika pengelolaan tidak memberikan kenyamanan bagi pejalan kaki dan pengunjung, orang akan cepat bosan. Kita harus menciptakan ikon kuliner yang khas di Cirahong agar pengunjung selalu memiliki alasan untuk kembali,” ujar KDM.
Selain menyoroti infrastruktur, Kang Dedi Mulyadi juga menunjukkan kepedulian sosial dengan membantu salah satu pedagang sosis di area jembatan yang sedang mengalami sakit ginjal dan terkendala tunggakan BPJS Kesehatan. KDM secara langsung memberikan bantuan dengan melunasi tunggakan iuran BPJS pedagang tersebut untuk masa tiga tahun ke depan guna memastikan kelancaran proses pengobatan.
Sebagai langkah tindak lanjut, Dedi Mulyadi meminta jajaran terkait untuk segera membentuk tim pengelola kawasan yang melibatkan paguyuban pedagang. Pengelolaan ini diharapkan meniru kesuksesan Kampung Sate di Purwakarta yang mampu bertahan puluhan tahun karena memiliki standar pelayanan dan penataan yang konsisten.
Jembatan Cirahong sendiri saat ini sedang dalam proses peningkatan fasilitas, termasuk rencana pengecatan ulang dan penambahan lampu hias untuk mempercantik struktur jembatan kereta api tersebut. Dedi berharap revitalisasi fisik ini berjalan selaras dengan pemberdayaan ekonomi masyarakat lokal di sekitarnya.
Sumber: https://www.youtube.com/watch?v=Adjz00JOZFo



