TANGIS CEU NINING – GUBUK LIAR MAU DIBONGKAR | ANAK TERANCAM BERHENTI KULIAH
Kang Dedi Mulyadi (KDM), kembali menunjukkan aksi nyata dalam merespons jeritan hati masyarakat kecil. Dalam sebuah pertemuan emosional di kawasan pinggiran, Kang Dedi memberikan solusi menyeluruh bagi keluarga Ceu Nining yang menghadapi ancaman pembongkaran tempat tinggal sekaligus risiko putus kuliah bagi putra bungsunya.
Ceu Nining, seorang pedagang kopi yang tinggal di gubuk liar di atas tanah pemerintah, mengungkapkan kekhawatirannya akan kehilangan mata pencaharian dan tempat tinggal. Beban tersebut semakin berat mengingat putra bungsunya, Bagas Pamungkas, saat ini tengah menempuh pendidikan di jurusan Robotika Universitas Airlangga (UNAIR) melalui jalur beasiswa, namun masih memerlukan biaya hidup dan tempat tinggal yang cukup besar di Surabaya.
Menanggapi situasi tersebut, Kang Dedi Mulyadi mengambil langkah-langkah strategis untuk menjamin masa depan keluarga tersebut:
Jaminan Pendidikan: KDM berkomitmen menanggung biaya sewa kos dan uang saku harian untuk putra Ceu Nining di Surabaya hingga lulus kuliah. Hal ini dilakukan agar sang anak dapat fokus belajar tanpa harus terbebani oleh kesulitan ekonomi orang tuanya.
Akses Hunian Layak: Sebagai solusi atas rencana pembongkaran bangunan liar, KDM akan membantu pengurusan perpindahan KTP keluarga tersebut menjadi warga Kota Bandung agar mereka mendapatkan hak akses tinggal di rumah susun (Rusun) bersubsidi milik pemerintah.
Penyediaan Lapangan Kerja: Untuk memastikan kemandirian ekonomi keluarga, suami Ceu Nining diberikan kesempatan bekerja di bagian kebersihan Dinas Pekerjaan Umum (PU) dengan pendapatan tetap yang layak.
Dukungan Kewirausahaan: KDM tetap mendukung kemandirian Ceu Nining untuk berdagang kopi dengan menyarankan penggunaan sarana yang lebih representatif dan tertib aturan.
“Seluruh masalah sudah selesai. Ibu tidak perlu lagi menangis memikirkan biaya kuliah anak atau tempat tinggal. Sekarang fokus pada pekerjaan dan dukung anak sampai lulus sarjana,” ujar Kang Dedi Mulyadi saat memberikan motivasi kepada keluarga tersebut.
Aksi ini merupakan bagian dari komitmen berkelanjutan KDM dalam menata lingkungan perkotaan tanpa mengabaikan sisi kemanusiaan, khususnya bagi warga yang memiliki putra-putri berprestasi namun terkendala keterbatasan ekonomi.
sumber: https://www.youtube.com/watch?v=jRhSkErZuu4



