Gubernur Jawa Barat: Kritik dan Dukungan Sama-Sama Penting untuk Perbaikan Pembangunan
Bandung — Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menyampaikan apresiasi kepada seluruh masyarakat Jawa Barat, baik yang memberikan dukungan maupun kritik, sebagai bagian penting dari proses demokrasi dan perbaikan pembangunan di daerah. Hal tersebut disampaikannya dalam pernyataan terbuka kepada warga Jabar dan publik luas.
Dedi mengawali pernyataannya dengan menyampaikan terima kasih atas dukungan, perhatian, serta berbagai gagasan yang terus mengalir dari masyarakat. Menurutnya, kepercayaan dan dukungan publik menjadi penguat baginya untuk tetap menjaga amanah sebagai kepala daerah.
“Saya mengucapkan terima kasih atas cinta yang diberikan dalam bentuk pandangan dan gagasan yang setiap waktu memberi dukungan agar saya tetap setia menjaga amanah sebagai gubernur,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa dukungan masyarakat menjadi fondasi penting dalam kepemimpinannya. Namun demikian, Dedi juga menaruh penghargaan besar terhadap kritik yang datang, baik yang disampaikan secara santun maupun yang tajam.
“Tanpa masyarakat, saya bukan siapa-siapa. Kritik, bahkan yang keras sekalipun, saya terima. Dikritik artinya diperhatikan,” katanya.
Menurut Dedi Mulyadi, kritik dan sindiran merupakan bentuk kepedulian masyarakat terhadap jalannya pemerintahan. Ia memaknai kritik sebagai ekspresi cinta terhadap daerah, meskipun disampaikan dengan cara yang berbeda.
“Yang mengkritik dan yang membela, dua-duanya sahabat saya. Demokrasi memang berisi dukungan dan penolakan, ada sisi positif dan negatif,” ujarnya.
Ia mengibaratkan perbedaan pandangan tersebut sebagai energi yang saling melengkapi dan mendorong lahirnya perbaikan. Kritik publik, menurutnya, menjadi pemicu evaluasi terhadap kualitas pembangunan di Jawa Barat.
Dedi mencontohkan kritik masyarakat terhadap proyek infrastruktur, seperti jalan baru yang cepat rusak atau fasilitas penerangan jalan umum (PJU) yang tidak sesuai standar. Ia menegaskan bahwa temuan dan kritik tersebut akan menjadi dasar untuk melakukan perbaikan lanjutan.
“Terima kasih dikritik. Dengan itu, perbaikan akan dilakukan. Kesempurnaan hanya bisa diraih jika kita menemukan dan memperbaiki berbagai kesalahan,” tegasnya.
Menutup pernyataannya, Dedi Mulyadi mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus berpartisipasi aktif, baik melalui dukungan maupun kritik konstruktif, demi mewujudkan pembangunan Jawa Barat yang lebih baik.
“Mari kita bersama-sama membangun Jawa Barat,” pungkasnya.
sumber: https://www.tiktok.com/@dedimulyadiofficial/video/7602419996047822088



