INI LANGKAH KDM TANGANI MASALAH SAMPAH DI PERKOTAAN
Pemerintah Provinsi Jawa Barat menegaskan komitmennya dalam menangani isu-isu krusial wilayah perkotaan, khususnya penanganan sampah dan peningkatan ketertiban serta keamanan masyarakat. Hal tersebut disampaikan oleh Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM), saat memimpin kegiatan apel bersama dan peninjauan gerakan pengelolaan sampah berbasis masyarakat.
Dalam arahannya, Gubernur Jabar menyoroti pentingnya perubahan budaya masyarakat dalam merespons permasalahan lingkungan. Pengelolaan sampah dan penataan kota tidak cukup hanya dijadikan bahan dokumentasi atau konten digital, melainkan harus diwujudkan melalui aksi nyata pemilahan serta pemungutan sampah secara langsung.
Sebagai langkah konkret, Pemerintah Provinsi Jawa Barat menyiapkan serangkaian kebijakan strategis, di antaranya:
1. Integrasi Pengelolaan Sampah dalam Kurikulum Pendidikan: Pemilahan dan pengelolaan sampah organik maupun anorganik akan dijadikan bagian dari kegiatan pembelajaran di sekolah-sekolah tingkat SD, SMP, hingga SMA/SMK. Langkah ini juga didukung skema subsidi pendidikan serta kemitraan dengan perusahaan daur ulang untuk mengolah sampah plastik menjadi bahan baku industri.
2. Penerapan Peraturan Gubernur (Pergub): Penyusunan Pergub yang mengatur sanksi tegas berupa denda atau hukuman bagi pihak yang membuang sampah sembarangan guna menciptakan lingkungan Jawa Barat yang bersih, rapi, dan indah (berseka).
3. Pemanfaatan Teknologi & Ekonomi Sirkuler: Mendorong pengolahan sampah organik menjadi produk bernilai tambah seperti pupuk organik dan briket RDF (Refuse Derived Fuel) untuk kebutuhan industri, sekaligus mendukung ketahanan pangan.
4. Dukungan Keamanan Wilayah: Sinergi bersama jajaran kepolisian untuk memberantas aksi kejahatan jalanan (begal) demi menjamin keselamatan dan kenyamanan warga.
Di sela-sela kegiatan, Gubernur Jabar juga meninjau langsung inovasi alat pengolah sampah menjadi briket serta memberikan apresiasi dan bantuan dukungan finansial secara langsung kepada pengelola fasilitas sampah swadaya serta warga yang aktif dalam aksi pemilahan sampah sejak dini.
Melalui sinergi antara pemerintah daerah, akademisi, aparat keamanan, dan elemen masyarakat, Pemprov Jawa Barat optimistis tata kelola lingkungan perkotaan dapat terwujud secara bersih, aman, dan berkelanjutan.
sumber: https://www.youtube.com/watch?v=cJX_CkWibjs


