Masalah Irigasi di Tasikmalaya Disorot, Pemprov Jabar Minta Penertiban Bangunan di Sempadan Sungai
TASIKMALAYA — Pemerintah Provinsi Jawa Barat menyoroti persoalan irigasi di wilayah Tasikmalaya yang dinilai belum optimal akibat terganggunya aliran sungai. Salah satu penyebab utama yang diidentifikasi adalah maraknya bangunan yang berdiri di sempadan sungai, bahkan hingga memanfaatkan badan sungai.
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menegaskan bahwa pihaknya berkomitmen untuk membenahi sistem pengairan, khususnya pada jalur irigasi dari saluran primer ke sekunder. Namun, upaya tersebut harus dibarengi dengan penertiban bangunan yang menghambat fungsi sungai.
“Kami berkomitmen menyelesaikan masalah irigasi, tetapi rumah-rumah yang dibangun di sempadan sungai dan mengakibatkan sungai tidak berfungsi, mohon untuk dibongkar,” ujarnya.
Menurutnya, keberadaan bangunan di sempadan sungai telah menyebabkan penyempitan aliran air, sehingga distribusi air ke lahan pertanian dan kebutuhan lainnya menjadi tidak maksimal.
Selain itu, ditemukan pula kondisi di mana sebagian bangunan berdiri di atas badan sungai. Hal ini dinilai memperparah gangguan terhadap sistem pengairan dan berpotensi menimbulkan masalah yang lebih besar, seperti banjir dan kerusakan lingkungan.
Pemerintah Provinsi Jawa Barat menilai penataan kawasan sempadan sungai menjadi langkah penting dalam mengembalikan fungsi sungai sebagai jalur aliran air yang optimal. Penertiban ini juga diharapkan dapat mendukung keberlanjutan sistem irigasi di wilayah Tasikmalaya.
Langkah pembenahan irigasi ini merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam meningkatkan kualitas infrastruktur dasar di Jawa Barat, sekaligus memastikan kebutuhan air masyarakat, khususnya sektor pertanian, dapat terpenuhi dengan baik.
Ke depan, pemerintah menegaskan akan terus melakukan penataan dan pengawasan guna mencegah pelanggaran serupa, serta memastikan pembangunan berjalan seimbang dengan kelestarian lingkungan.
sumber: https://www.tiktok.com/@dedimulyadiofficial/video/7633954919732595976



