Dedi Mulyadi Ucapkan Selamat Ramadan 2026 dan Soroti Truk Tambang Ilegal Usai Warga Tangerang Tewas di Parung Panjang
Bandung – Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menyampaikan ucapan selamat menjalankan ibadah Saum Ramadan 1447 Hijriah kepada umat Islam yang mulai berpuasa pada Rabu, 18 Februari 2026, khususnya warga Muhammadiyah yang telah memulai ibadah hari ini.
Selain menyampaikan pesan Ramadan, Dedi juga mengungkapkan duka cita atas meninggalnya seorang warga asal Kabupaten Tangerang bernama Wawan yang tewas setelah terlindas truk pengangkut material tambang di kawasan Parung Panjang.
“Saya menyampaikan turut berduka cita atas meninggalnya saudara kita Wawan dari Kabupaten Tangerang yang terlindas truk pengangkut bahan material,” ujar Dedi dalam video yang diunggah di akun tiktok @dedimulyadiofficial, Rabu (18/2/2026).
Menurut Dedi, truk tersebut berpelat nomor “W” dan diduga beroperasi secara ilegal saat melintas di Parung Panjang, wilayah yang selama ini menjadi sorotan terkait lalu lintas kendaraan tambang.
Dedi menegaskan, apabila para pihak yang terlibat tidak mengindahkan ketentuan yang telah ditetapkan pemerintah dan terus melakukan aktivitas ilegal, termasuk menjadikan Parung Panjang sebagai jalur transportasi pengangkutan tambang, maka risiko kecelakaan fatal akan terus terjadi.
Ia mengingatkan bahwa aktivitas angkutan tambang yang tidak tertib berpotensi menimbulkan korban jiwa berulang.
“Kalau ini terus dibiarkan, horor di Parung Panjang akan terjadi lagi dan nyawa bisa berjatuhan setiap waktu,” tegasnya.
Dedi menekankan bahwa kepentingan ekonomi harus berjalan seiring dengan perlindungan fasilitas publik dan keselamatan masyarakat. Ia mengingatkan bahwa infrastruktur jalan dibangun menggunakan uang negara yang bersumber dari pajak, termasuk Pajak Kendaraan Bermotor dari seluruh wilayah.
“Kita punya kepentingan ekonomi, tetapi juga harus mempertimbangkan fasilitas publik yang dibangun dari uang negara dan keselamatan orang lain. Nyawa itu memiliki harga yang tinggi,” ujarnya.
Menutup pernyataannya, Dedi berharap momentum Ramadan dapat menjadi sarana refleksi bagi semua pihak untuk lebih peduli terhadap lingkungan, keselamatan, dan sesama.
“Semoga Saum ini menjadi sarana kita untuk menyadari bahwa hidup ini memerlukan alam dan hidup ini juga memerlukan orang lain,” ucapnya.
sumber: https://www.tiktok.com/@dedimulyadiofficial/video/7607980134825577735


