KDM Resmikan Sekolah Berbasis Bambu di Sukabumi, Usung Konsep “Berpikir Global, Bertindak Lokal”

SUKABUMI – Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi (KDM) bersama Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Muhammad Ali meresmikan SMP-SMA Praditya Adhigana Global School, yang berada di Grand Cikareo Kota Sukabumi. Sekolah ini hadir dengan konsep unik yang mengintegrasikan kurikulum internasional dengan kearifan lokal Sunda dan penggunaan material ramah lingkungan.

Dalam peresmian tersebut, KDM menekankan pentingnya filosofi “Berpikir Global, Bertindak Lokal”. Menurutnya, meskipun pendidikan mengejar standar internasional seperti kurikulum Cambridge, jati diri sebagai bangsa Indonesia dan orang Sunda tidak boleh luntur.

Sekolah Berbasis Material Bambu Sukabumi

Salah satu hal yang menarik perhatian KDM adalah arsitektur sekolah yang didominasi oleh penggunaan bambu hitam khas Sukabumi. KDM memuji pilihan material tersebut karena tidak hanya estetis, tetapi juga mampu menggerakkan ekonomi sektor pengrajin lokal.

Bahkan, KDM secara langsung memesan bangku sekolah hasil karya pengrajin Sukabumi tersebut untuk diterapkan di sekolah-sekolah di Jawa Barat. “Walaupun sedikit lebih mahal, penggunaan bangku bambu ini mendorong sektor ekonomi lokal dan materialnya jauh lebih kuat,” ujar KDM saat meninjau fasilitas kelas. Ia juga berencana menjadikan satu SD di Sukabumi sebagai percontohan sekolah dengan seluruh fasilitas bangku dari bambu.

Karakter Sebelum Kecerdasan

Dewan Pembina Yayasan Praditya Adhigana Global School, Laksamana TNI (Purn) Achmad Taufiqoerrochman, menjelaskan bahwa latar belakang pendirian sekolah ini adalah kepedulian anak muda terhadap kualitas manusia. Filosofi utama yang diusung adalah mendidik karakter terlebih dahulu sebelum mengejar kecerdasan intelektual.

“Mendidik itu bukan sekadar mengajar ilmu, tapi merubah totalitas kepribadian menjadi yang kita inginkan. Karakter dulu, baru kecerdasan,” tegasnya dalam prosesi pembukaan. Sekolah ini juga menerapkan nilai-nilai luhur seperti disiplin dan integritas yang menjadi kekuatan institusi TNI Angkatan Laut.

Kehebohan Warga dan Interaksi Humanis

Peresmian sekolah ini juga diwarnai dengan kehebohan warga Sukabumi yang ingin bertemu langsung dengan KDM. Dalam suasana riuh, KDM menyempatkan diri berdialog dengan warga, termasuk seorang ibu yang terjatuh karena berdesakan.

KDM juga secara simbolis memberikan bantuan sembako kepada perwakilan masyarakat sekitar sebagai bagian dari rangkaian acara peresmian. Kedekatan KDM dengan warga Sukabumi terlihat saat ia meladeni permintaan foto dan mendengarkan curhatan warga mengenai kondisi keluarga mereka di sela-sela kegiatan protokoler.

Target Pendidikan Masa Depan

Kehadiran SMP dan SMA Praditya Adigana Global School merupakan kelanjutan dari jenjang SD yang sudah berjalan sebelumnya. Sekolah ini menargetkan lulusannya mampu bersaing untuk masuk ke perguruan tinggi luar negeri melalui kurikulum Cambridge yang dipadukan dengan kurikulum nasional, tanpa meninggalkan nilai kebangsaan maritim Indonesia.

sumber: https://www.youtube.com/watch?v=zgMA2YZbN9U