Gubernur Jabar Tegaskan Wisata Alam Harus Gratis dan Tertib, Warga Diminta Tolak Parkir Liar dan Sampah PKL
Bandung – Pemerintah Provinsi Jawa Barat menegaskan komitmennya untuk menjaga dan menghadirkan keindahan alam agar dapat dinikmati oleh seluruh masyarakat tanpa diskriminasi, baik kaya maupun miskin.
Pesan tersebut disampaikan oleh Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi kepada seluruh warganet dan warga Jawa Barat melalui pernyataan yang diunggah di akun media sosial @dedimulyadiofficial.
Dedi Mulyadi menyoroti kekayaan alam Jabar, mulai dari gunung yang menjulang tinggi, hamparan kebun teh yang membentang bak permadani, sawah yang luas, hingga laut yang bergemuruh sebagai anugerah sekaligus keberkahan yang memiliki nilai estetika tinggi.
Dedi menegaskan bahwa keindahan alam tersebut harus bisa dinikmati bersama, tanpa adanya pungutan liar atau penguasaan oleh kelompok tertentu.
Karena itu, Gubernur Jawa Barat tersebut mengingatkan masyarakat agar tidak melayani dan tidak memberikan uang kepada oknum tukang parkir liar yang kerap muncul setelah suatu lokasi menjadi ramai dan indah.
Selain itu, perhatian juga diberikan pada maraknya pedagang kaki lima (PKL) tidak tertib yang berjualan tanpa pengelolaan, lalu meninggalkan sampah berserakan di lokasi wisata alam. Kondisi tersebut dinilai merusak keindahan dan sering kali membuat suatu spot wisata hanya ramai sesaat, kemudian ditinggalkan dalam keadaan kotor dan tak terurus.
“Seringkali spot seperti itu muncul sesaat, kemudian hilang dan ditinggalkan, seperti bangkai yang tak ada orang mempedulikan,” demikian disampaikan Dedi dalam pesan tersebut.
Dedi Mulyadi menekankan bahwa setiap ruang publik dan destinasi alam yang dihadirkan bukan untuk kepentingan sekelompok orang, melainkan untuk semua orang. Karena itu, keindahan yang sudah tercipta harus dirawat dan dijaga bersama, agar dapat dinikmati secara berkelanjutan oleh generasi sekarang maupun mendatang.
Dedi berharap kesadaran kolektif masyarakat dapat tumbuh, sehingga keindahan alam Jawa Barat tetap lestari, tertib, bersih, dan benar-benar menjadi milik bersama.
sumber: https://www.tiktok.com/@dedimulyadiofficial/video/7605043851769777416



