Bertemu Gubernur Santri | KDM Kagumi Kesetiannya Pada Istri | Sigap Tata Birokrasi

Kang Dedi Mulyadi (KDM) menerima kunjungan istimewa dari Gubernur Bengkulu, Helmi Hasan, di kediamannya, Lembur Pakuan. Pertemuan ini menjadi momentum penting dalam mempererat hubungan antarwilayah serta berbagi inspirasi mengenai tata kelola pemerintahan dan kepemimpinan yang berorientasi pada kesejahteraan rakyat.

Dalam suasana yang hangat, Kang Dedi Mulyadi menyampaikan apresiasinya atas dedikasi Gubernur Helmi dalam memimpin Bengkulu. KDM menyoroti bagaimana latar belakang sang Gubernur sebagai sosok yang religius dan setia pada keluarga memberikan warna tersendiri dalam gaya kepemimpinannya. Gubernur Helmi, yang memiliki istri berdarah Sunda asal Garut, menyatakan kedekatan emosionalnya dengan masyarakat Jawa Barat yang juga banyak menetap dan berkontribusi di Bengkulu.

Komitmen Kemanusiaan dan Pembangunan Infrastruktur

Kunjungan Gubernur Helmi ke Jawa Barat juga membawa misi kemanusiaan. Beliau dijadwalkan bertolak ke Bandung Barat untuk meninjau lokasi bencana serta menyalurkan bantuan berupa pembangunan lima titik sumur bor dan bantuan untuk dua masjid. Langkah ini merupakan bentuk solidaritas antar-daerah dalam menghadapi tantangan bencana alam.

Reformasi Birokrasi dan Efisiensi Anggaran

Dalam diskusi mendalam mengenai tata kelola pemerintahan, Gubernur Bengkulu memaparkan langkah-langkah strategis yang diambil di Bengkulu, antara lain:
* Efisiensi Anggaran: Melakukan pemangkasan biaya birokrasi yang tidak bersentuhan langsung dengan rakyat, seperti anggaran media dan perjalanan dinas, untuk dialokasikan pada perbaikan infrastruktur jalan dan jembatan.
* Penataan Pegawai: Menjalankan kebijakan moratorium pindah tugas pegawai guna menekan beban belanja pegawai agar sesuai dengan ketentuan undang-undang, demi menjamin keberlanjutan transfer dana daerah.
* Program Sosial: Menggalakkan program pengangkatan anak yatim oleh seluruh pejabat pemerintahan di Bengkulu tanpa memandang suku dan agama.
* Keseimbangan Ekologi: Mengedepankan kebijakan pertambangan yang melibatkan musyawarah masyarakat guna menjaga kelestarian alam Bukit Barisan.

Simbol Kepemimpinan yang Amanah

Pertemuan diakhiri dengan prosesi pemberian cendera mata yang penuh makna. Dedi Mulyadi menyerahkan sebuah tongkat kayu kepada Gubernur Helmi sebagai simbol amanah dan tuntunan dalam memimpin menuju tujuan yang mulia. Sebaliknya, Gubernur Helmi juga memberikan buku sebagai kenang-kenangan dan bahan literasi mengenai visi pembangunan Bengkulu.

Kunjungan ini diharapkan dapat memperkuat sinergi antara Provinsi Bengkulu dan Jawa Barat, serta menjadi inspirasi bagi para pemimpin daerah lainnya dalam menerapkan birokrasi yang bersih, efisien, dan berpihak pada kepentingan masyarakat luas.

sumber: https://www.youtube.com/watch?v=QMEpcPXM69Y