Atlet Rugby Putri Jabar Terbaring Sakit Tanpa BPJS, Pemprov Turun Tangan Usai Kisahnya Terungkap
Garut — Kisah pilu menimpa Siti Nur Rahayu (22), atlet rugby putri asal Garut, Jawa Barat, yang pernah mengharumkan daerah dengan membela Jawa Barat pada Pekan Olahraga Nasional (PON) 2024. Kini, satu-satunya atlet rugby dari Garut yang tampil di ajang nasional tersebut justru harus berjuang melawan sakit serius dan keterbatasan ekonomi.
Siti telah dua bulan terakhir menderita penyakit akibat pecah usus dan dalam kondisi lemah. Situasi semakin memprihatinkan karena Siti tidak memiliki kepesertaan BPJS Kesehatan, sehingga kesulitan mendapatkan penanganan medis dan menjalani operasi akibat keterbatasan biaya.
Kisah Siti pertama kali terungkap ke publik melalui pemberitaan Kompas TV, yang kemudian mendapat perhatian dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Menyusul pemberitaan tersebut, Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi memastikan akan turun langsung hari ini untuk membawa Siti ke rumah sakit agar segera mendapatkan penanganan medis yang layak.
Dedi mengakui bahwa informasi mengenai kondisi Siti baru diketahui dari pemberitaan media, bukan dari laporan pemerintah setempat. Hal ini menjadi catatan penting bagi sistem pelaporan dan respons sosial di daerah.
Sebagai tindak lanjut, Pemprov Jawa Barat membuka akses seluas-luasnya bagi warga yang mengalami kondisi serupa. Masyarakat yang sakit, tidak mampu berobat, dan tidak memiliki akses layanan kesehatan dipersilakan untuk datang langsung ke Balai Pengaduan Lembur Pakuan atau Balai Pananggeuhan Gedung Sate, Bandung.
Gubernur Jawa Barat menegaskan komitmennya untuk melayani seluruh warga Jawa Barat yang mengalami kesulitan akibat penyakit dan keterbatasan ekonomi, tanpa terkecuali.
Sumber: https://www.tiktok.com/@dedimulyadiofficial/video/7603186059689676050


