NIKMATI TEBING KAKI GUNUNG CIREMAI | KDM AKHIRI PENANAMAN – SELUNCURAN TANPA ALAS KAKI
Kang Dedi Mulyadi (KDM) melakukan aksi nyata pelestarian lingkungan dengan memimpin langsung penanaman pohon di tebing kaki Gunung Ciremai. Langkah ini diambil sebagai upaya reboisasi sekaligus solusi ekonomi bagi masyarakat setempat, terutama para mantan penambang ilegal.
Dalam kunjungannya, KDM menekankan pentingnya keseimbangan ekosistem dengan menanam pohon hutan asli, seperti Caringin, Jamuju, dan Manglid, yang memiliki kemampuan menyerap air dengan baik. Ia menginstruksikan agar setiap tiga pohon produksi harus didampingi oleh dua pohon hutan guna memastikan ketersediaan air tanah tetap terjaga.
Salah satu momen emosional terjadi saat KDM bertemu dengan Pak Arman, seorang warga yang sebelumnya menggantungkan hidup dari tambang ilegal. Kini, Pak Arman bersama puluhan warga lainnya direkrut untuk menjadi tenaga perawat pohon. KDM menegaskan bahwa para pekerja ini akan mendapatkan gaji rutin untuk memastikan keberlangsungan hidup keluarga mereka tanpa harus merusak alam.
Tidak hanya fokus pada penghijauan, KDM juga meluncurkan program pemberdayaan ekonomi berbasis peternakan. Setiap tenaga perawat hutan rencananya akan dibekali dengan bantuan hewan ternak domba sebagai aset ekonomi tambahan. Pola yang diterapkan adalah “menanam pohon sambil mencari rumput,” sehingga masyarakat memiliki penghasilan harian dari peternakan sembari menjaga hutan.
KDM juga memberikan peringatan keras kepada jajaran birokrasi agar tidak melakukan reboisasi hanya sebagai proyek seremonial. Ia menuntut tindakan nyata di lapangan dan memastikan penanaman dilakukan pada musim yang tepat agar bibit pohon dapat tumbuh maksimal. Rencananya, fokus penghijauan pada tahun ini akan dipusatkan di dua titik utama, yakni kaki Gunung Ciremai dan kawasan Cisanti.
Aksi ditutup dengan kegiatan menuruni tebing tanpa alas kaki oleh KDM sebagai simbol kedekatan dengan alam, diikuti oleh jajaran dinas terkait dan masyarakat sekitar. Program ini diharapkan menjadi percontohan bagi daerah lain dalam mengubah pola pikir masyarakat dari perusak hutan menjadi pelindung hutan melalui pendekatan ekonomi yang humanis.
sumber: https://www.youtube.com/watch?v=3plegT7RyS0



