KALI GABUS BANJIRNYA MULAI MENURUN | INI SOLUSI PENATAAN SELANJUTNYA

Kang Dedi Mulyadi melakukan peninjauan langsung ke area Kali Gabus guna memantau perkembangan kondisi banjir yang dilaporkan mulai mengalami penurunan signifikan. Dalam kunjungan tersebut, langkah-langkah strategis dipersiapkan untuk menata ulang infrastruktur di sekitar bantaran sungai guna memberikan solusi jangka panjang bagi masyarakat terdalam.

Berdasarkan hasil pemantauan, debit air di Kali Gabus terpantau menurun lebih cepat dibandingkan periode banjir sebelumnya. Meski demikian, ditemukan sejumlah kendala teknis yang menjadi penyebab utama sirkulasi air tidak maksimal, di antaranya adalah penempatan bangunan sekolah yang terlalu dekat dengan bantaran sungai serta keberadaan jembatan yang terlalu rendah dan banyak.

Kang Dedi Mulyadi menegaskan akan melakukan perubahan besar pada struktur jembatan di kawasan tersebut. Rencana utama meliputi:
• Penyatuan Jembatan: Mengurangi jumlah jembatan yang terlalu padat di area SMK Negeri 1 dan SMPN 2 Tambun Utara. Beberapa jembatan yang dianggap menghambat aliran air akan dibongkar dan diganti dengan satu jembatan utama yang lebih representatif.
• Redesain Jembatan: Jembatan baru akan dibangun dengan desain melengkung dan lebih tinggi agar sampah maupun arus air tidak tertahan pada tiang atau badan jembatan.
• Sodetan dan Pelebaran: Akan dilakukan sodetan serta pelebaran saluran air guna meluruskan aliran sungai yang selama ini menyempit di titik-titik tertentu.

Selain masalah infrastruktur air, Kang Dedi Mulyadi juga menyoroti kondisi bangunan sekolah yang kurang memadai dan posisinya yang melanggar sempadan sungai. Ia berkomitmen untuk mengoordinasikan pemindahan kelas yang berada di lokasi rawan banjir ke area yang lebih aman di dalam lahan sekolah, sekaligus melakukan renovasi total agar fasilitas pendidikan menjadi lebih layak bagi para siswa.

Guna mempercepat proses pembebasan lahan dan akses jalan baru menuju sekolah, koordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Bekasi dan instansi terkait seperti BBWS atau PJT terus dilakukan. Langkah ini diambil untuk memastikan bahwa pembangunan jembatan multifungsi dan akses jalan samping dapat segera terealisasi tanpa kendala administratif.

Masyarakat diharapkan turut berperan aktif dalam menjaga kelestarian sungai dengan tidak membuang limbah rumah tangga langsung ke aliran Kali Gabus. Kerja sama antara pemerintah dan warga menjadi kunci utama dalam meminimalisir risiko banjir di masa mendatang.

sumber: https://www.youtube.com/watch?v=tok7bfhrTYQ