Jembatan Gantung Sudah Dirapikan | Keluarga Alifa Dan Kades Berbeda Paham

Kang Dedi Mulyadi (KDM), melakukan pertemuan langsung dengan keluarga Alifa, siswi sekolah dasar yang videonya viral saat berangkat sekolah subuh menggunakan senter, serta Kepala Desa Cikondang, Kecamatan Cisompet.

Pertemuan ini bertujuan untuk mengklarifikasi kondisi lapangan sekaligus memberikan solusi nyata atas permasalahan infrastruktur di wilayah tersebut.

Tanggapan Cepat Pemerintah Provinsi

Menanggapi aspirasi yang berkembang di media sosial, Pemerintah Provinsi Jawa Barat telah menerjunkan tim untuk melakukan asesmen terhadap jembatan gantung yang menjadi akses utama warga Kampung Citamiang. KDM memastikan bahwa jembatan tersebut akan segera dibangun kembali agar layak dan aman digunakan, terutama bagi anak-anak sekolah yang selama ini harus bertaruh nyawa melintasi jembatan dengan kondisi memprihatinkan.

Integrasi Anggaran Infrastruktur

Selain jembatan, KDM menyoroti kondisi jalan desa sepanjang kurang lebih 2,3 kilometer yang masih berupa tanah dan sulit dilalui. Dalam dialog bersama Kepala Desa Cikondang, disepakati skema pengintegrasian anggaran untuk pembangunan jalan desa, yang meliputi:

  • Pengalokasian dana dari tingkat Provinsi Jawa Barat.
  • Koordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Garut untuk peningkatan anggaran infrastruktur jalan kabupaten/desa.
  • Optimalisasi Dana Desa yang sebelumnya direncanakan untuk rehabilitasi jembatan skala kecil agar dialihkan untuk kebutuhan infrastruktur pendukung lainnya.

Klarifikasi Kebijakan Sekolah

KDM juga memberikan klarifikasi terkait persepsi publik mengenai jam masuk sekolah. Ditemukan fakta di lapangan bahwa sekolah di wilayah tersebut masuk pada pukul 07.30 WIB, bukan mengikuti kebijakan khusus pagi hari di tingkat provinsi tertentu. KDM menawarkan solusi kepada pihak sekolah dan Dinas Pendidikan untuk memberikan fleksibilitas jam masuk bagi siswa yang tinggal di daerah terpencil atau perbukitan guna menjamin keselamatan mereka selama di perjalanan.

Komitmen Pelayanan Publik

KDM menegaskan bahwa negara harus hadir di tengah penderitaan rakyat, sekecil apapun itu. Beliau menyampaikan permohonan maaf atas keterbatasan infrastruktur yang masih dirasakan warga dan berkomitmen untuk terus mendorong pembangunan di daerah-daerah terisolir agar kualitas hidup masyarakat semakin meningkat.

sumber: https://youtu.be/Zzd1EHhDaRk?si=BHoneqa91nRtppOJ