Telusuri Kaki Gunung Ciremai | KDM Temukan Banyak Tambang Liar | Ini Langkahnya
Dalam sebuah kunjungan lapangan di wilayah kaki Gunung Ciremai, Kang Dedi Mulyadi (KDM) menemukan praktik penambangan liar yang mengancam kelestarian lingkungan dan keselamatan warga. Temuan ini menjadi perhatian serius mengingat lokasi penambangan berada di wilayah lereng yang rawan longsor.
Dalam penelusuran tersebut, KDM mendapati sejumlah warga yang bekerja sebagai buruh tambang batu dan pasir di area yang seharusnya menjadi zona konservasi. Adadanya galian-galian baru di kaki gunung menunjukkan ancaman nyata terhadap ekosistem dan sumber daya air yang menjadi tumpuan hidup masyarakat sekitar.
KDM secara langsung berdialog dengan para pekerja tambang dan menyampaikan kekhawatirannya mengenai risiko keselamatan. Ia menegaskan bahwa aktivitas penambangan tanpa izin ini harus segera dihentikan demi mencegah terjadinya musibah bencana alam, seperti longsor yang dapat memakan korban jiwa.
Sebagai bentuk kepedulian terhadap nasib para pekerja yang menggantungkan hidup pada sektor tersebut, KDM menawarkan solusi konkret berupa alih profesi. Ia mengajak para mantan buruh tambang tersebut untuk beralih menjadi tenaga penghijauan yang bertugas menanam pohon di area-area gundul di kaki Gunung Ciremai.
Langkah ini diambil untuk memastikan bahwa penutupan tambang liar tidak memutus mata pencaharian warga, melainkan mengalihkan mereka ke pekerjaan yang lebih aman dan mendukung keberlanjutan alam. KDM juga menekankan pentingnya peran aparat desa dan kecamatan dalam mengawasi wilayahnya agar praktik pengrusakan lingkungan serupa tidak terulang kembali.
Upaya ini merupakan bagian dari komitmen untuk menjaga Gunung Ciremai sebagai benteng alam Jawa Barat sekaligus memastikan kesejahteraan masyarakat lokal melalui program-program yang berbasis pelestarian lingkungan.
sumber: https://www.youtube.com/watch?v=LmhLvTwbrPQ



