Pemprov Jabar Siapkan Langkah Cepat Atasi Sampah Bau di Jalur Cikopo

Bekasi – Tumpukan sampah yang menimbulkan bau menyengat di jalur Cikopo, ruas Jakarta–Cikopo, menjadi sorotan publik. Menanggapi kondisi tersebut, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menjelaskan bahwa sampah yang menumpuk di lokasi tersebut bukan berasal dari wilayah setempat, melainkan kiriman dari luar daerah.

Menurut Dedi, sampah tersebut berasal dari berbagai sumber. Sebagian berasal dari Bantar Gebang, Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) yang selama ini menampung sampah dari DKI Jakarta. Selain itu, terdapat pula sampah dari Sumur Batu akibat longsoran, serta kontribusi dari aktivitas masyarakat. Namun secara umum, sampah tersebut berasal dari Kota Bekasi dan wilayah Jakarta.

“Pokoknya sampahnya dari Kota Bekasi, dan kalau yang di Bantar Gebang itu dari Jakarta,” ujar Dedi saat meninjau lokasi.

Ia menjelaskan, sampah-sampah tersebut kemudian masuk ke Sungai Kali Jambe. Oleh Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS), sampah yang terbawa aliran sungai diangkat dan sementara disimpan di kawasan jalur Cikopo.

Namun, sampah tersebut tidak dapat langsung dibuang ke TPA Burangkeng, karena TPA tersebut tidak diperuntukkan bagi sampah dari luar wilayah. Akibatnya, sampah akhirnya tertahan dan menumpuk di sekitar jalur tol, sehingga menimbulkan bau tidak sedap dan mengganggu pengguna jalan.

Untuk mengatasi persoalan tersebut, Pemerintah Provinsi Jawa Barat menyiapkan sejumlah langkah penanganan. Pertama, pengelolaan sementara akan dilakukan oleh BUMD milik Provinsi Jawa Barat. Kedua, Pemprov Jabar akan meninjau langsung kondisi Sumur Batu sebagai salah satu sumber permasalahan.

Langkah selanjutnya adalah membangun turap atau benteng di Sungai Kali Jambe, guna mencegah sampah kembali hanyut dan keluar dari jalur sungai. Selain itu, TPA Sumur Batu juga akan segera dibenahi agar sampah tidak bocor ke lingkungan sekitar dan air lindi tidak mencemari lingkungan.

Dedi Mulyadi menegaskan bahwa persoalan sampah tidak bisa ditangani secara parsial dan membutuhkan kerja sama lintas wilayah. Ia juga menyinggung bahwa masalah sampah atau “ceguruntah” masih menjadi pekerjaan besar di Jawa Barat yang harus diselesaikan secara serius dan berkelanjutan.

“Pokokna mah ngurus runtah di Jawa Barat lieur ah, mending keneh ngadengekeun lagu Doel Sumbang judulna runtah” tegasnya.

Pemerintah Provinsi Jawa Barat berkomitmen untuk mempercepat penanganan sampah lintas daerah demi menjaga lingkungan, kesehatan masyarakat, serta kenyamanan pengguna jalan di jalur strategis Jakarta–Cikopo.

sumber : https://www.tiktok.com/@dedimulyadiofficial/video/7592818679620832520