JADI TAMU TAK DIUNDANG | KDM KAGUMI KOMARUDIN SETIA PADA CINTA | NIKAHI PACAR SAAT MENJANDA ANAK DUA

Kang Dedi Mulyadi (KDM), melakukan kunjungan ke kawasan pemukiman padat di wilayah Gunung Putri, Bogor. Dalam kunjungannya, KDM memberikan perhatian khusus terhadap persoalan tata ruang di kawasan industri serta mengapresiasi nilai kemanusiaan dan loyalitas yang ditunjukkan oleh warga setempat.

KDM menyoroti fenomena umum di kawasan industri, seperti Bekasi, Karawang, dan Bogor, di mana pertumbuhan bangunan sering kali mengabaikan aspek teknis dan estetika jalan. Hal ini menyebabkan penyempitan akses publik, kemacetan, serta kesan kumuh. Ia menegaskan perlunya pengawasan teknis yang lebih ketat di lapangan, tidak sekadar mengandalkan izin di atas kertas, agar penataan kota menjadi lebih teratur.

Dalam perjalanan tersebut, KDM secara spontan mengunjungi sebuah acara pernikahan sederhana milik seorang pemuda bernama Komarudin yang tinggal di pinggiran rel kereta api Jakarta-Nambo. KDM menaruh kekaguman terhadap kisah cinta Komarudin yang dinilai sangat tulus dan setia.

Komarudin menikahi seorang perempuan yang merupakan cinta lamanya sejak masa sekolah. Meskipun sang pujaan hati sempat menikah dengan orang lain dan kini menyandang status janda dengan dua anak, Komarudin tetap teguh pada perasaannya hingga akhirnya mereka bersatu di pelaminan.

Sebagai bentuk apresiasi terhadap kesetiaan tersebut, KDM turut memberikan dukungan moral dan bantuan finansial kepada Komarudin. Bantuan tersebut ditujukan untuk melunasi biaya pernikahan serta sebagai modal awal bagi pasangan tersebut untuk memulai kehidupan baru di rumah kontrakan yang lebih layak.

Kunjungan ini ditutup dengan interaksi hangat antara KDM dan warga sekitar. KDM menekankan bahwa di tengah keterbatasan ekonomi dan tantangan hidup di pemukiman padat, nilai-nilai kejujuran, kegotong-royongan, dan cinta sejati tetap menjadi kekuatan utama bagi masyarakat.

sumber : https://www.youtube.com/watch?v=7S3pglIV5sU