Cegah Macet Parah Malam Tahun Baru, Pemprov Jabar Liburkan Jalur Angkutan Umum di Bandung–Lembang–Puncak
Bandung — Pemerintah Provinsi Jawa Barat mengambil langkah strategis untuk mengantisipasi kemacetan parah saat malam pergantian Tahun Baru dan Hari Tahun Baru. Salah satu kebijakan yang diterapkan adalah meliburkan operasional jalur sopir angkutan umum di sejumlah kawasan rawan padat kendaraan, khususnya di wilayah Kota Bandung dan sekitarnya.
Kebijakan tersebut disampaikan langsung oleh Gubernur Jawa Barat, Kang Dedi Mulyadi, dalam video yang diunggah di akun media sosial @dedimulyadiofficial sebagai bentuk respons cepat pemerintah dalam menjaga kenyamanan masyarakat saat momentum libur akhir tahun.
“Jalur sopir angkutan umum di Kota Bandung diliburkan selama malam tahun baru dan hari tahun baru,” ujar Dedi dalam pernyataannya kepada warganet.
Adapun jalur yang terdampak kebijakan ini meliputi seluruh jalur angkutan umum di Kota Bandung, termasuk jalur Lembang–Kota Bandung serta jalur Lembang–Cimahi. Kebijakan serupa juga berlaku di jalur Puncak, yang selama ini dikenal sebagai kawasan langganan kemacetan saat musim liburan.
Menurut Dedi, langkah ini diambil dengan tujuan utama mencegah kemacetan ekstrem di malam tahun baru serta menghindarkan masyarakat dari stres akibat antrean panjang kendaraan pada Hari Tahun Baru, saat banyak warga berlibur dan berkumpul bersama keluarga.
“Tujuannya agar di malam tahun baru tidak terjadi kemacetan parah, dan di hari tahun baru masyarakat bisa menikmati liburan tanpa tekanan dan kelelahan di jalan,” jelasnya.
Ia menegaskan bahwa seluruh kebijakan tersebut diambil sepenuhnya untuk kepentingan masyarakat, dengan pembiayaan yang ditanggung oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Menurutnya, dalam situasi tertentu, pemerintah harus mampu mengambil keputusan secara cepat dan tepat.
“Kita sebagai pemimpin harus cepat mengambil keputusan, tidak berlama-lama. Negara diperlukan langkah-langkah yang cepat dan tepat agar fungsi negara berjalan, yaitu melindungi masyarakat serta menjaga ketentraman dan kenyamanan,” tegas Dedi.
Melalui kebijakan ini, Pemprov Jawa Barat berharap mobilitas masyarakat selama libur Tahun Baru dapat berjalan lebih lancar, aman, dan nyaman, sekaligus menegaskan kehadiran negara di saat masyarakat membutuhkan perlindungan dan solusi nyata.
“Terima kasih atas dukungan masyarakat Jawa Barat. Salam untuk semuanya,” tutupnya.
sumber : https://www.tiktok.com/@dedimulyadiofficial/video/7587214492866530578



