KI IMANG TOLAK 1 M UNTUK MENEBANG | AKHIRNYA DAPAT 3 M UNTUK MENANAM | ENDINGNYA BIKIN SEDIH

Kang Dedi Mulyadi (KDM) secara resmi menyatakan dukungannya terhadap aksi konservasi hutan yang dilakukan oleh Ki Imang, seorang relawan lingkungan yang mendedikasikan hidupnya untuk merawat kawasan Taman Nasional Gunung Halimun Salak. Langkah ini diambil sebagai bentuk apresiasi atas integritas Ki Imang yang konsisten menjaga kelestarian alam tanpa pamrih.

Ki Imang, yang menetap di Desa Gunung Bunder, Kecamatan Pamijahan, Kabupaten Bogor, dikenal sebagai sosok yang setia melakukan pembibitan dan penanaman pohon di lahan-lahan kosong kawasan hutan sejak tahun 1970-an. Meski hidup dalam keterbatasan ekonomi, Ki Imang menegaskan prinsipnya untuk tidak merusak alam demi materi.

Poin-Poin Utama Komitmen Kemanusiaan dan Lingkungan:
• Integritas Menjaga Alam: Ki Imang menunjukkan keteguhan hati dengan menolak tawaran uang dalam jumlah besar (simbolis hingga miliaran rupiah) jika imbalannya adalah menebang pohon raksamala yang telah tumbuh ratusan tahun. Baginya, satu pohon besar memiliki nilai ekologis yang tidak tergantikan, terutama sebagai penyerap air dan penyeimbang ekosistem untuk mencegah bencana longsor.
• Program Penanaman Massal: Kang Dedi Mulyadi menginisiasi program penanaman 10.000 pohon di area yang gundul atau kosong di kawasan Gunung Halimun Salak. Program ini ditargetkan terus berkembang hingga mencapai 100.000 pohon selama musim penghujan.
• Pemberdayaan Ekonomi Relawan: Sebagai bentuk dukungan operasional, KDM menetapkan biaya bantuan sebesar Rp15.000 untuk setiap pohon yang ditanam dan dirawat oleh Ki Imang beserta timnya. Langkah ini bertujuan agar aksi konservasi juga memberikan dampak ekonomi langsung bagi masyarakat sekitar hutan yang terlibat dalam menjaga alam.
• Bantuan Awal Operasional: Sebagai langkah awal, KDM telah menyerahkan dana titipan sebesar Rp15 juta (sepuluh persen dari nilai awal program 10.000 pohon) kepada Ki Imang untuk memulai proses pembibitan dan penanaman segera.
• Visi Ekologis Karuhun: Aksi ini mengusung visi untuk mengembalikan kejayaan hutan Jawa Barat sesuai amanat leluhur (titingal karuhun) guna menjaga ketersediaan air dan udara bersih bagi masyarakat Bogor dan sekitarnya.

Kang Dedi Mulyadi menegaskan bahwa sosok seperti Ki Imang adalah “pahlawan ekologi” yang sesungguhnya. Melalui kolaborasi ini, diharapkan kawasan Gunung Halimun Salak yang sempat rusak atau kosong dapat kembali hijau dan berfungsi optimal sebagai paru-paru lingkungan serta daerah resapan air.

Ki Imang, yang kini dipercaya sebagai koordinator lapangan untuk aksi penanaman ini, mengajak warga sekitar untuk ikut terlibat aktif. Program ini tidak hanya fokus pada kuantitas pohon yang ditanam, tetapi juga pada keberlangsungan hidup tanaman tersebut melalui pemantauan berkala.

sumber : https://www.youtube.com/watch?v=80oJtTQkh5w