Viral Lansia Diangkut Eskavator, Fakta Sebenarnya: Kampung Terisolasi Puluhan Tahun Kini Dibukakan Akses
Bandung Barat — Sebuah peristiwa yang mengharukan sekaligus memprihatinkan terjadi di Kampung Curug Candung, Desa Jati, Kecamatan Saguling, Kabupaten Bandung Barat. Seorang lansia bernama Abah Dalang bersama istrinya sempat diangkut menggunakan eskavator untuk mendapatkan pertolongan medis karena sakit. Peristiwa ini terjadi bukan akibat bencana alam atau jalan rusak, melainkan karena wilayah tempat tinggal Abah Dalang telah terisolasi selama puluhan tahun.
Abah Dalang tinggal di kawasan yang tidak dapat diakses kendaraan roda dua maupun roda empat. Satu-satunya jalur menuju kampung tersebut harus melewati Danau Saguling, sehingga selama bertahun-tahun warga setempat kesulitan keluar masuk wilayahnya, termasuk saat membutuhkan layanan kesehatan.
Bukan Akibat Jalan Rusak atau Bencana
Menanggapi peristiwa tersebut, Gubernur Jawa Barat Kang Dedi Mulyadi menjelaskan bahwa kejadian ini bukan disebabkan oleh kerusakan jalan lama, bukan pula akibat bencana alam. Akses jalan ke kampung tersebut baru dibangun tahun ini, sehingga pada saat kejadian belum ada kendaraan yang dapat melintas.
Saat Abah Dalang jatuh sakit, pihak keluarga berinisiatif membawanya ke bidan, sesuai kebiasaan masyarakat desa setempat. Karena kondisi wilayah yang masih terisolasi dan akses jalan belum bisa dilalui kendaraan, Abah Dalang kemudian dititipkan kepada petugas eskavator untuk diangkut keluar lokasi.
Meski demikian, Kang Dedi menyampaikan bahwa secara prosedur seharusnya Abah Dalang dan keluarga diangkut menggunakan tandu, bukan ditempatkan di alat berat. Peristiwa inilah yang kemudian memicu perhatian publik karena dinilai tidak manusiawi.
Kondisi Abah Dalang Kini Sudah Pulih
Kabar baiknya, Abah Dalang kini telah sembuh dari sakit yang dideritanya. Pihak keluarga dan masyarakat setempat memastikan bahwa kondisi kesehatan Abah Dalang sudah kembali membaik pascakejadian tersebut.
Pemkab Bandung Barat Bangun Akses Jalan dan Jembatan Apung
Pemerintah Kabupaten Bandung Barat saat ini tengah melakukan pembangunan dua infrastruktur utama untuk membuka keterisolasian Kampung Curug Candung.
Pertama, pembangunan jembatan apung yang memungkinkan warga menyeberangi Danau Saguling. Kedua, pembangunan jalan menuju kampung agar kendaraan dapat menjangkau wilayah tersebut. Proyek ini menjadi akses pertama bagi warga setelah kampung tersebut terisolasi selama puluhan tahun.
Pelajaran Penting tentang Akses Dasar Warga
Peristiwa yang dialami Abah Dalang menjadi pengingat penting bahwa pembangunan akses dasar seperti jalan dan jembatan bukan sekadar infrastruktur, melainkan menyangkut hak dasar masyarakat, terutama akses kesehatan dan keselamatan.
Kang Dedi menegaskan bahwa pembangunan jalan dan jembatan ini diharapkan menjadi solusi permanen agar kejadian serupa tidak terulang di masa mendatang, sekaligus mengakhiri keterisolasian warga Kampung Curug Candung.
Sumber : https://www.tiktok.com/@dedimulyadiofficial/video/7584004748076961032



