7 M BERHASIL DIKUMPULKAN KDM | GANDENG SUSI AIR KIRIM BANTUAN KE DAERAH TERISOLASI
Kang Dedi Mulyadi (KDM) hari ini memimpin gerakan solidaritas cepat tanggap dengan berhasil mengumpulkan dana sebesar Rp 7 miliar yang akan didistribusikan kepada korban bencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.
Dana ini berasal dari kontribusi berbagai pihak, termasuk donasi pribadi KDM, alokasi dana dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat, serta dukungan dari BJB, Baznas, Kadin, Apindo, dan Himpunan Kawasan Industri (HKI).
Tindakan kemanusiaan ini menekankan efektivitas penyaluran, terutama untuk menjangkau daerah-daerah yang terisolasi. Untuk memastikan bantuan sampai ke lokasi yang paling membutuhkan, KDM menggandeng maskapai Susi Air dengan menyewa dua unit pesawat jenis Grand Caravan berkapasitas masing-masing satu ton. Pesawat ini akan digunakan untuk mobilisasi barang yang terhambat oleh kerusakan infrastruktur.
Fokus Logistik dan Rencana Aksi
Fokus bantuan yang akan dikirimkan adalah barang-barang kebutuhan mendasar dan makanan siap santap, seperti:
• Makanan instan dan biskuit.
• Kebutuhan sanitasi pribadi (pembalut wanita, popok bayi, dan pakaian dalam).
• Obat-obatan ringan (minyak angin dan balsem).
• Barang darurat seperti selimut dan genset.
Logistik utama akan diangkut dari Padang, Sumatera Barat, yang dipilih sebagai basis operasional untuk pembelian dan pengiriman barang. KDM direncanakan akan bertolak ke Padang pada hari Kamis untuk memimpin mobilisasi, dan pengiriman bantuan melalui pesawat akan dimulai pada hari Jumat.
Komitmen Pembangunan dan Pencegahan Bencana
Dalam upaya pembangunan regional, video ini juga menyoroti keberhasilan rekonstruksi Jalan Poros Cileksa sampai Batas Banten sepanjang 1,6 kilometer di perbatasan Jawa Barat. Proyek ini menelan anggaran Rp 1,758 miliar dan diselesaikan sebagai wujud nyata komitmen Pemerintah Provinsi Jawa Barat untuk menyatukan batas daerah dan hadir di titik terjauh.
Sebagai langkah pencegahan bencana jangka panjang, KDM mengeluarkan surat edaran yang melarang penebangan pohon yang berpotensi menyebabkan bencana di Pulau Jawa Barat. Kebijakan ini dikeluarkan untuk memastikan perlindungan lingkungan dan menjaga hutan.
sumber : http://www.youtube.com/watch?v=ttt6hRfNw-s



