Tegaskan Penertiban Bangunan di Daerah Aliran Sungai Demi Kepentingan Publik
Kang Dedi Mulyadi menegaskan komitmennya dalam menata dan mengembalikan fungsi Daerah Aliran Sungai (DAS) sebagai upaya menjaga kepentingan masyarakat yang lebih luas. Penegasan ini disampaikan dalam video yang diunggah di akun media sosial @dedimulyadiofficial dan ditujukan kepada masyarakat Jawa Barat dan warganet di seluruh Indonesia.
Dalam pernyataan tersebut disampaikan bahwa pembenahan DAS dilakukan untuk mengembalikan fungsi sungai sebagai sumber pengairan pertanian dan pengendalian banjir. Kang Dedi menyoroti maraknya tindakan penutupan aliran sungai untuk kepentingan pribadi, seperti membangun rumah, rumah makan, kontrakan, dan aktivitas lain yang tidak sesuai dengan prinsip pengelolaan sungai.
“Saya harap semua pihak menyadari bahwa tindakan itu keliru,” ucap Dedi.
Dedi Mulyadi juga memberikan peringatan kepada aparat negara agar menjalankan fungsi pengawasan dengan baik. Membiarkan pelanggaran di sekitar DAS tanpa tindakan dianggap sebagai bentuk kelalaian terhadap tugas sebagai aparat negara.
Selain itu, Kang Dedi menyoroti praktik komersialisasi kawasan sungai yang dilakukan untuk kepentingan di luar fungsi sungai. Tindakan tersebut dinyatakan sebagai pelanggaran.
“Seluruh rangkaian kegiatan pembongkaran pasti diawali surat peringatan, baik surat peringatan pertama maupun kedua,” ujar Dedi.
Lebih lanjut, Kang Dedi meminta masyarakat tidak membangun argumen seolah-olah tidak mengetahui adanya penertiban, karena kegiatan ilegal yang dilakukan juga tidak pernah melibatkan pemerintah. Pemerintah menyampaikan apresiasi kepada pihak-pihak yang telah menyadari pelanggarannya dan patuh terhadap aturan.
Berdasarkan data yang dimiliki Pemprov Jabar, banyak kawasan DAS yang digunakan untuk pembangunan rumah mewah dan puluhan unit kontrakan. Pemerintah memastikan bahwa bangunan-bangunan tersebut akan dibongkar secara paksa apabila tidak sesuai peraturan dan telah melewati masa peringatan.
“Hanya menunggu waktu, semua yang melanggar akan kami bongkar,” tegas Kang Dedi.
Menutup pernyataannya, Dedi Mulyadi mengajak masyarakat untuk menjaga aliran sungai dan membangun cara hidup yang harmonis dengan alam. Pola hidup yang selaras dengan lingkungan diyakini dapat menjaga kelestarian alam dan mengurangi risiko bencana.
@dedimulyadiofficialAlam terjaga, bencana menjauh. Karena harmoni dengan alam adalah kunci keselamatan kita



